detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 09 Nov 2020 10:55 WIB

Marc Marquez Absen, Dovizioso Kok Tetap Saja Sulit Juara Dunia?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 07: Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team looks on in box during the qualifying for the MotoGP of Europe at Comunitat Valenciana Ricardo Tormo Circuit on November 07, 2020 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizioso malah sulit jadi juara meski Marc Marquez tidak ada (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Valencia -

Andrea Doviozoso mengalami anomali di MotoGP 2020. Ketika Marc Marquez absen sepanjang musim ini, Dovizioso justru kesulitan bersaing di jalur juara.

MotoGP 2020 menyisakan dua balapan lagi, yakni di Valencia dan Portugal. Dovizioso sebagai penantang gelar juara dalam tiga musim terakhir, seharusnya dalam posisi diuntungkan karena absennya Marquez.

Tapi faktanya setelah balapan MotoGP Eropa 2020 di sirkuti Riccardo Tormo, Minggu (8/11/2020) malam WIB usai, Dovizioso masih ada di posisi keenam dengan 117 poin. Selisih dengan Joan Mir di puncak klasemen mencapai 45 poin.

Sejatinya selisih itu bisa saja terpangkas dengan memenangi seluruh balapan tersisa, tapi melihat performa Dovizioso dan Ducati musim ini, rasanya mustahil. Bagaimana tidak, Dovizioso baru sekali menang yakni di Austria.

Selebihnya, dia cuma sekali naik podium ketiga di seri pembuka Spanyol sementara sisanya berkutat di posisi keempat hingga ke-13. Bahkan Dovizioso sempat sekali gagal finis di Catalunya.

Tentu saja performa ini tidak menggambarkan kemampuan seorang pebalap yang merepotkan Marquez dalam tiga tahun terakhir ini. Apalagi Ducati sebenarnya sudah menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa musim ini.

"Ini bukan situasi yang menyenangkan setelah saya bersaing dengan Marc selama beberapa musim terakhir. Ada perasaan kecewa ketika Anda tidak punya peluang sama sekali saat ini. Anda merasa tidak punya energi tersisa, Anda merasa kerja Anda bersama tim sia-sia," ujar Andrea Dovizioso seperti dikutip GP One.

"Saya tidak ingin berakhir seperti ini bersama Ducati, tapi ada seribu alasan mengapa kami bisa berada dalam situasi sekarang. Saya sudah mencoba, tapi tetap saja gagal. Kejuaraan musim ini begitu aneh untuk banyak alasan. Tentu saja karena absennya Marc mempengaruhi, tapi tetap saja aneh sekalipun dia membalap. Semua pebalap mencoba tampil sebaik mungkin," sambungnya.

(mrp/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com