detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 03 Des 2020 18:20 WIB

Marc Marquez Komentari Musim Debut Alex di MotoGP, Bilang Apa?

Okdwitya Karina Sari - detikSport
ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 17: Alex Marquez of Spain and Repsol Honda Honda starts from box during the qualifying for the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 17, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez menilai musim debut adik sekaligus tandemnya di Repsol Honda, Alex Marquez. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Marc Marquez mengaku tak pernah mengira Alex Marquez bisa naik podium di musim debutnya di MotoGP. Bagaimanapun, Marquez yakin adiknya itu terus membuat kemajuan.

Pada awalnya Alex naik ke kelas premier dengan penuh keraguan. Dia tidak menjalani pramusim yang ideal karena pandemi corona sampai akhirnya 'didepak' Repsol Honda ke LCR bahkan sebelum melakoni balapan pertamanya.

Juara dunia MotoGP 2019 kemudian menjalani paruh pertama yang sulit setelah hanya dua kali finis 10 besar (Andalusia dan Emilia Romagna) dalam delapan balapan pertama. Namun, Alex perlahan-lahan mulai menjawab kritik.

Pebalap berusia 24 tahun itu membuat kejutan setelah berhasil menjadi runner-up di Prancis, hasil yang kemudian diulangnya di Aragon. Alex Marquez memang kemudian menerima nasib sial karena mesti retired di dua balapan berikutnya di Teruel dan Eropa, sebelum menuntaskan musim dengan finis kesembilan di Portugal.

Marquez sendiri melewatkan nyaris seluruh MotoGP 2020 akibat cedera lengan parah di seri pertama. Menurut dia, performa Alex sudah melebihi ekspektasinya.

"Kurasa dia menakjubkan karena dia mampu mendapatkan dua podium di musim pertamanya dan di tahun di mana ada karantina. Kejuaraan sempat berhenti dalam waktu yang lama," ungkap Marquez dilansir GPOne.

"Bahkan aku, yang berpengalaman di kategori itu, memerhatikan bahwa melakoni tes-tes musim dingin dan kemudian menjalani balapan pertama itu berbeda dengan tidak menunggangi motor untuk waktu yang lama, lalu kemudian tiba-tiba balapan," sambung juara dunia MotoGP enam kali itu.

"Kemajuan yang membuat sebuah perbedaan: kalau Anda start dengan baik dan kemudian jatuh, itu buruk. Kalau Anda mulai dari belakang lalu ke depan maka itu bagus. Terus terang, aku tidak menyangka Alex akan meraih podium. Terkadang dia akan bilang kepadaku: 'Well, aku akan naik podium kalau balapannya basah'. Dan aku akan menjawab: 'Ya...ya.'

"Tentu saja Anda mesti bilang 'iya', tapi aku tidak menduganya ketika dia meraihnya di Le Mans. Itu adalah hasil yang hebat, tapi kurasa hasil di Aragon jauh lebih penting. Dua balapan di Aragon dan kemudian di Portimao saat finis 10 besar menunjukkan kemajuan ini," simpul Marc Marquez.

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com