detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 21 Jan 2021 14:07 WIB

Ini Beda Casey Stoner dan Marc Marquez di Mata Dovizioso

Bayu Baskoro - detikSport
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 06: Casey Stoner of Australia and Ducati Marlboro Team (L) and  Marc Marquez of Spain and Red Bull AJo Motorsport pose during the press conference after the qualifying practice of MotoGP of Valencia at Ricardo Tormo Circuit on November 6, 2010 in Valencia, Spain.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Casey Stoner dan Marc Marquez, dua juara dunia MotoGP. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Andrea Dovizioso sudah pernah bertarung menghadapi Casey Stoner dan Marc Marquez. Dovi membeberkan perbedaan di antara dua juara dunia MotoGP itu.

Dovizioso memutuskan rehat dari MotoGP 2021 usai mengakhiri kontraknya di Ducati pada akhir musim 2020. Hal ini menandai akhir kariernya bersama tim Italia tersebut yang sudah terjalin sejak 2013.

Sepanjang karier balapannya, Dovizioso belum sekali pun meraih titel juara dunia MotoGP. Pencapaian tertingginya yakni menjadi runner-up selama tiga musim beruntun pada 2017, 2018 dan 2019.

Andrea Dovizioso kalah bersaing dengan pebalap-pebalap top lainnya semisal Casey Stoner, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez. Dari sekian nama-nama juara dunia tersebut, Dovi menyebut Stoner dan Marquez sebagai rider yang paling sulit ditaklukkan.

Dalam pandangan Dovizioso, Stoner memiliki kemampuan menaklukkan lawan-lawannya sejak lap pertama. Ada pun Marquez diakuinya sebagai rider bertalenta yang meraih juara dengan lingkungan dan persaingan lebih mudah ketimbang Crashy Stoner.

"Stoner sangat menghancurkan, tidak hanya karena bakatnya, tapi juga bagaimana cara dia menggunakan kemampuannya tersebut. Anda tak bisa bilang Valentino tidak berbakat, dia mengikuti lawan untuk memenangkan balapan," kata Dovizioso kepada DAZN, dilansir dari Speedweek.

SCARPERIA, ITALY - JULY 01:  Casey Stoner of Australia and Repsol Honda Team leads Andrea Dovizioso of Italy and Repsol Honda Team during the free practice of MotoGp of Italy at Mugello Circuit on July 1, 2011 in Scarperia near Florence, Italy.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Andrea Dovizioso (4) saat menjadi rekan setim Casey Stoner (27) di Repsol Honda. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)

"Stoner justru beda lagi - dia menyerang sejak lap pertama! Itu adalah yang terburuk yang pernah dihadapi setiap pebalap. Dia sudah banyak banget menaklukkan lawan sepanjang kariernya," Dovi menambahkan.

"Sementara itu, sulit mengatakan ada orang lain yang lebih bertalenta ketimbang Marquez, anda bisa bilang Casey sedikit punya bakat, tapi sejujurnya itu sulit buat saya. Marc hidup dengan cara berbeda untuk alasan yang beda pula dan dia tidak menghadapi permasalahan yang sama dengan Casey,".

"Segalanya lebih santai untuk Marc, itulah sebabnya kenapa dia memenangkan banyak titel juara. Itu juga menjadi alasan mengapa dia akan memiliki karier yang lebih panjang," ujar Andrea Dovizioso soal perbedaan Casey Stoner dan Marc Marquez.

Banner Papan Atas EPL
(bay/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com