Tambah Umur, Rossi Kian Jauh dari F1

Tambah Umur, Rossi Kian Jauh dari F1

- Sport
Jumat, 17 Feb 2006 11:12 WIB
Tambah Umur, Rossi Kian Jauh dari F1
Jakarta - Hari Kamis (16/2/2006) Valentino Rossi genap berusia 27 tahun. Jika tahun depan jadi pidah ke Formula 1, sempatkah pembalap Italia itu besaing dengan pembalap-pembalap muda F1?"Selamat ulang tahun Rossi!" Ucapan tersebut saat ini tidak hanya mengundang senyum, tetapi juga kerut di kening. Kini kita diingatkan bahwa Rossi telah menginjak usia 28 tahun.Melihat prestasinya meraih lima gelar juara MotoGP berturut-turut, seorang Rossi terbukti memiliki kemampuan yang luar biasa. Apalagi jika masih ditambah satu gelar juara dunia di GP 125cc serta dua gelar di GP 250cc.Kemampuan beradaptasi pembalap Italia itu juga patut diacungi jempol. Debutnya di GP 125cc dilakoni tahun 1996, dan langsung menjadi juara setahun kemudian. Hal serupa juga diulanginya di GP 250cc dan MotoGP. Pindah ke GP 250cc tahun 1998 dan juara tahun 1999, lalu naik lagi ke MotoGP tahun 2000 dan juara tahun 2001. Atas prestasinya ini, gelar The Doctor pun melekat padanya.Namun demikian, perlu dicatat bahwa selama ini Rossi tetap berkutat di balap roda dua. Tanpa mengurangi pengakuan atas kemampuannya, jelas resistansinya berbeda jika Rossi pindah ke Formula 1."Manusia Rekor" Michael Schumacher sebelum masuk ke masa kejayaannya, harus mengeruk pengalaman selama empat tahun menjadi pembalap F1 sejak berusia 24 tahun. Ini belum termasuk latar belakangnya 15 tahun di balap gokart, hingga test driver Mercedes Benz Sports Car Word Championship dan Formula 3 Jerman.Juara dunia F1 saat ini Fernando Alonso juga harus melewati proses panjang di satu jalur. Setelah debut di Formula Junior dalam usia 13 tahun juara di usia 15, dan selanjutnya naik ke Formula Ford, Formula Renault dan Formula 3, Alonso masih butuh setahun beradaptasi di F1 bersama Minardi dan tiga tahun di Renault sebelum meraih gelar juara dunia musim 2005.Lantas mengapa kegiatan Rossi mencoba mobil Ferrari mendapat perhatian besar? Tentu saja karena orang, bahkan mungkin Rossi sendiri sudah "bosan" dengan dominasinya di MotoGP. Gelar "The Doctor" yang saat ini disandangnya, diharapkan bisa lebih sempurna mungkin menjadi "The Professor" dengan menjadi juara F1.Di samping itu, tentu saja pelaku F1 senang dengan kondisi ini. Karena hubungan Rossi-Ferrari membuat perhatian terhadap Formula 1 semakin besar. Namun untuk realisasinya, Ferrari tentu tidak akan berani berspekulasi. Saat ini yang dibutuhkan Ferrari ialah calon "Manusia Rekor" yang baru, pengganti Schumi. Untuk tujuan yang satu ini, sulit berharap pada pembalap yang memulai karir F1 dalam usia 28 tahun.Foto: Valentino Rossi terlambat masuk F1? (AFP/Jose Jordan). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads