MotoGP Indonesia Digelar Maret 2022?

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 09 Apr 2021 17:38 WIB
Sirkuit Mandalika
Ilustrasi sirkuit Mandalika, venue MotoGP Indonesia. Foto: (Wisnu/20detik)
Jakarta -

Dari perkembangan teranyar, MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika terindikasi kuat dapat kesempatan melangsungkan race pada Maret 2022. Di sisi lain, masih ada kemungkinan untuk menggelar tes MotoGP tahun ini.

Hal itu merujuk pada rilis resmi MotoGP, menyusul kunjungan dari perwakilan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports ke Sirkuit Mandalika pada hari Rabu (7/4/2021).

Kunjungan itu antara lain dilakukan Franco Uncini selaku FIM Grand Prix Safety Officer, mantan rider Loris Capirossi yang kini Direction Representative Dorna, dan Carlos Ezpeleta sebagai Dorna Sports Managing Director.

Disebutkan dalam rilis itu bahwa dalam kunjungannya, ofisial Dorna dan FIM 'terkesan' dengan progres konstruksi Sirkuit Mandalika yang akan menjadi venue dari gelaran MotoGP Indonesia mendatang.

Di sisi lain, walaupun tetap ada target untuk menggelar race World Superbike pada 14 November 2021, situasi terkait pandemi COVID-19 saat ini disebut telah membuat semua pihak yang terlibat sepakat untuk menggelar race MotoGP Indonesia di sirkuit Mandalika pada paruh pertama musim 2022, secara prinsip pada bulan Maret 2022.

Sejauh ini, Sirkuit Mandalika masih masuk sirkuit cadangan dalam kalender MotoGP 2021 dan berusaha untuk dihomologasi pada bulan Juni untuk bisa menggelar race MotoGP Indonesia mendatang.

Namun, seperti disebutkan lebih lanjut dalam rilis MotoGP tersebut, masih ada kemungkinan untuk Sirkuit Mandalika menggelar sesi tes MotoGP pada tahun 2021 ini, berdekatan dengan seri-seri di Asia, andaikata situasinya memang memungkinkan sehubungan dengan situasi pandemi global, secara khusus di kawasan Asia Tenggara.

"Saya sepenuhnya mendukung event MotoGP dilangsungkan pada Maret 2022," kata Menteri BUMN Erick Thohir, sebagaimana dikutip rilis MotoGP yang diterima detikSport.

"Ini selaras dengan program pemerintah Indonesia dalam hal akselerasi vaksinasi nasional. Kami ingin menjamin keselamatan pengunjung, domestik maupun internasional."

(krs/aff)