Jelang MotoGP 2006
Debutan, Baru Adaptasi Belum Prestasi
Selasa, 14 Mar 2006 12:47 WIB
Jakarta - Tiga bikers debutan plus satu pembalap berstatus comeback akan meramaikan persaingan MotoGP musim 2006. Benarkah mereka tak akan mampu berbicara banyak ditengah dominasi pembalap senior?Bertempat di Jerez, Spanyol, rangkaian seri MotoGP musim 2006 akan memulai bendera startnya 26 maret mendatang. Dan tiga pembalap yang akan memulai langkah mereka di kelas ini adalah Casey Stoner (Honda LCR), Dani Perdrosa (Repsol Honda Team) dan Randy De Puniet (Kawaski Racing Team). Sementara Jose Luis Cardoso (D'Antic Pramac) akan memulai lagi kiprahnya di MotoGP. Diantara tiga nama debutan tersebut Dani Pedrosa memang yang paling mentereng dan ditunggu aksinya. Alasannya? Apalagi kalau bukan statusnya sebagai juara dunia dua kali berturut-turut di kelas 250 cc. Melihat sesi latihan pra musim hasil yang diraih cowok Spanyol berusia 21 tahun ini juga tak bisa dibilang buruk. Pendamping Nicky Hayden ini bisa finis di urutan lima besar pada sesi ujicoba di Jerez akhir Minggu lalu. Ia malah menjadi pembalap Honda tercepat pada sesi tersebut.Tapi yang mungkin bisa menghambat Pedrosa mengukir hasil menggembirakan di debutnya musim ini adalah kondisi motor Honda. Walau sempat mencetak catatan bagus di Jerez, pekan lalu Hayden mengkritik performa motor Honda yang disiapkan untuk Pedrosa dan juga untuknya.Urutan kedua yang harus mendapat perhatian dari para pembalap senior adalah Casey Stoner. Dibanding Pedrosa, Stoner memang kalah mengkilap. Di kelas 250 dan 125 cc saja pembalap Australia itu tak mampu menandingi ketangkasan Pedrosa.Tapi jangan memandang remeh pembalap yang juga berusia 21 tahun ini. Diungkapkan legenda motor asal Australia, Mick Doohan, Stoner memang belum akan bisa berbicara banyak dimusim pertamanya ini, tapi Doohan yakin benar kalau posisi lima di klasemen akhir adalah target realistis yang bisa diraih Stoner.Peringkat delapan klasemen akhir kelas 250 cc musim lalu sebaiknya jangan dijadikan patokan bagaimana kemapuan Randy de Puniet di kelas barunya nanti. Pasalnya di tahun-tahun sebelumnya pemabalap Prancis ini justru punya performa yang lebih baik. Partner Shinya Nakano itu sempat duduk di peringkat empat di musim 2003 dan posisi tiga semusim kemudian.Tapi seperti dijelaskan di atas, kalau saat bersaing dikelas 250cc saja kalah bersaing dengan Stoner dan Pedrosa, Puniet butuh keajaiban untuk bisa menembus paling tidak posisi 10 besar.Lalu bagaimana kiprah mereka dalam total 17 seri yang akan digelar hingga bulan Oktober mendatang itu? Beberapa nama semisal Pedrosa dan Stoner memang punya catatan yang bagus di kelas sebelumnya. Tapi keperkasaan beberapa pembalap kawakan seperti sulit dikalahkan.Sementara Valentino Rossi masih perkasa, rekan senegaranya Marco Melandri juga mampu membuktikan kalau Italia adalah pengekspor pembalap bermutu. Dari negara itu masih ada satu nama Loris Capirossi. Walau Max Biaggi "pergi" tapi di deretan atas masih berdiri beberapa pembalap lain seperti Nicky Hayden (posisi tiga musim lalu), Colin Edward (4) dan tentu saja Sete Gibernau (7).So, musim pertama akan menjadi musim yang tepat untuk beradaptasi. Prestasi? Musim berikutnya mungkin peluang akan lebih terbuka buat para debutan ini.Foto: Dani Pedrosa (kiri), Casey Stoner dan Randy de Puniet. Tiga pembalap debutan di seri MotoGP 2006 (diolah). (din/)











































