Kehilangan Harapan pada Valentino Rossi

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 08 Jun 2021 19:30 WIB
BARCELONA, SPAIN - JUNE 06: Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT crashed out during the MotoGP race during the MotoGP of Catalunya - Race at Circuit de Barcelona-Catalunya on June 06, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Eks pebalap MotoGP Loris Reggiani kehilangan harapan pada Valentino Rossi. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Valentino Rossi gagal mendulang poin di MotoGP Catalunya. Eks pebalap MotoGP sekaligus kompatriotnya, Loris Reggiani, kehilangan harapan pada Rossi.

Pada balapan di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu, Rossi memulai dari grid 11. Seiring berjalannya balapan, pebalap Petronas Yamaha SRT itu tercecer di rombongan belakang.

Nahas, performa Rossi bukannya semakin membaik melainkan jatuh setelah 15 putaran. Juara dunia sembilan kali itu tak mampu melanjutkan balapan, yang menandai nol poin keempatnya dalam tujuh seri pertama MotoGP 2021.

Dengan demikian, Rossi kini bercokol di peringkat 19 klasemen karena baru mengumpulkan 15 poin. Hasil ini semakin mencuatkan tanda tanya besar terkait kelanjutan kariernya.

Reggiani mengisyaratkan bahwa Valentino Rossi memang sudah tamat. Pasalnya, Rossi bahkan kesulitan di Mugello dan Catalunya, dua seri di mana dia punya rekor bagus di kelas premier.

"Tidak banyak untuk dikatakan sih," kata Reggiani kepada Corriere dello Sport. "Saya yakin bahwa dia itu bukan lagi Rossi yang sebenarnya, dia sekarang menjadi bayangan dari dirinya sendiri."

"Tapi juga benar bahwa, jika dia mendapatkan motor pabrikan dan ingin terus balapan, sudah tepat kalau dia melakukannya."

"Valentino yang dulu itu harus unggul, atau bersaing untuk posisi-posisi penting, di Mugello dan Barcelona, dua sirkuit yang bersejarah untuk dia. Kalau kita tidak melihat dia bisa bersaing di sana, maka itu betul-betul sulit."

Rossi sendiri mengatakan, balapan MotoGP Catalunya di luar dugaannya. Sebelumnya, pebalap berusia 42 tahun itu cukup optimistis karena merasa nyaman di latihan bebas.

"Ya, ini adalah balapan yang sangat negatif untukku karena kami berharap jauh lebih banyak karena dari kemarin pagi aku punya kecepatan yang bagus," sungut Rossi usai balapan.

"Kemarin pagi di FP4 kami sudah berusaha keras dan aku merasa nyaman. Aku juga kencang setelah beberapa putaran. Kami sesungguhnya berekspektasi jauh lebih baik karena kecepatan saat latihan tidak terlalu buruk. Jadi ini sangat mengecewakan," simpul Valentino Rossi.

(rin/krs)