Joan Mir Mau Juara Dunia Lagi? Menang Balapan Saja Dulu, deh

Adhi Prasetya - Sport
Selasa, 17 Agu 2021 11:00 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 13:  Joan Mir of Spain and Team Suzuki ECSTAR looks on in box during the MotoGP of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 13, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Joan Mir belum memenangi balapan di MotoGP 2021. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Joan Mir masih bersaing merebut gelar juara dunia MotoGP di musim ini. Namun rider Suzuki itu mau meraih kemenangan lebih dulu di musim ini agar bisa memperbaiki posisinya.

Joan Mir saat ini menempati urutan ketiga klasemen MotoGP 2021 dengan mengoleksi 134 poin usai finis keempat di MotoGP Austria akhir pekan lalu. Angka itu sama dengan milik Francesco Bagnaia yang ada di urutan kedua, dan terpaut 47 poin dari Fabio Quartararo yang ada di puncak.

Joan Mir sejauh ini sudah 4 kali naik podium, dengan rincian tiga kali finis posisi tiga (GP Portugal, GP Italia, GP Belanda) dan sekali sebagai runner-up (GP Styria). Namun ia merasa itu belum cukup untuk bisa mengejar Quartararo.

Oleh sebab itu, ia bertekad finis terdepan di sisa balapan yang ada. Jadwal MotoGP 2021 menyisakan 7 seri, namun berpeluang ditambah menjadi 8 seri, sebab MotoGP Argentina masih masuk daftar tunggu.

Terdekat ada MotoGP Inggris yang akan digelar di Silverstone, Minggu (29/8/2021), kemudian MotoGP Aragon (12 September) dan MotoGP San Marino (19 September).

"Tiga balapan berikutnya akan sangat fundamental, dan penting untuk menjaga perasaan bagus di atas motor. Sayang sekali saya tak bisa meraih lebih banyak poin (di MotoGP Austria), namun kami akan menebusnya," kata Joan Mir, dikutip GPOne.

"Saya pikir saya harus memenangi beberapa balapan (agar bisa bersaing memenangi gelar) dan sirkuit-sirkuit berikutnya seharusnya cocok dengan motor kami. Yang jelas kami akan terus memperbaiki kinerja motor kami," sambungnya.

Tahun lalu, Joan Mir menjadi juara dunia MotoGP dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 14 seri, namun 7 di antaranya finis tiga besar. Ia menjadi rider Suzuki pertama dalam 20 tahun yang mampu merebut gelar tersebut.

Lihat Video: Klasemen MotoGP 2021: Quartararo Tak Goyah di Puncak, Bagnaia Kedua

[Gambas:Video 20detik]



(adp/ran)