Rossi Butuh 20-30 Tahun untuk Akur Lagi dengan Marquez

Okdwitya Karina Sari - Sport
Rabu, 01 Sep 2021 06:29 WIB
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - MAY 02: Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing (R) speaks and Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team looks on during a press conference prior to the MotoGp of Spain at Circuito de Jerez on May 02, 2019 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Valentino Rossi bilang akan butuh paling tidak 20 tahun untuk berdamai dengan Marc Marquez. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Tavullia -

Valentino Rossi membahas rival-rival terberatnya di sepanjang kariernya di MotoGP. Rossi mengakui akan butuh waktu lama untuk berdamai lagi dengan Marc Marquez.

Permusuhan antara dua pebalap hebat itu dimulai di Sepang 2015. Keduanya terlibat sebuah insiden di tengah balapan, yang mengakibatkan Marquez jatuh. Sedangkan Rossi dihukum sehingga kehilangan kesempatannya, barang kali kesempatan terbaiknya, untuk memenangi gelar juara dunia kesepuluh.

Ketika insiden itu belum bisa dilupakan Rossi, Marquez membuat rivalnya itu meradang lagi di Argentina tiga tahun kemudian. Rider Repsol Honda itu membalas dengan sembrono sehingga Rossi jatuh dan mesti finis di posisi 19 alias tanpa poin. Di sisi lain, Marquez dijatuhi penalti 30 detik sehingga finis satu strip di depan Rossi.

Suasana pun memanas di luar lintasan. Setelah insiden tersebut, Marc Marquez mendatangi garasi Rossi dengan maksud minta maaf. Namun, kehadiran juara dunia delapan kali tersebut ditolak.

Valentino Rossi dipastikan akan pensiun di akhir MotoGP 2021. Pebalap yang kini membela Petronas SRT Yamaha itu memiliki tiga rival berat dalam kiprahnya di kelas premier, yaitu Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan terakhir Marquez.

Dalam wawancara dengan BT Sport, Rossi mengindikasikan bahwa hubungannya dengan Marquez mungkin saja tidak akan pernah membaik lagi.

"Casey Stoner itu salah satu rider paling berbakat dan sulit dikalahkan. Karena, menurutku tentang bakat murni, dia dulu tidak terkalahkan," ungkap Rossi dilansir GPOne.

"Dan Lorenzo, aku tidak pantas mendapatkan rekan setim seperti Lorenzo di Yamaha setelah apa yang kulakukan untuk Yamaha. Aku butuh rekan setim yang lebih lambat!" celetuk dia.

"Marc itu seorang rival berat dan dia sangat kencang, salah satu yang terbaik. Tapi aku tidak merasa nyaman dengan Marquez di atas lintasan, dia itu sulit dilawan. Kupikir butuh 20 sampai 30 tahun sebelum kami akur," Rossi menambahkan.



Simak Video "Kelakar Komeng soal Ajak Valentino Rossi Ambil Uang Pensiun Bareng"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)