ADVERTISEMENT

Marc Marquez Akan Melemah di MotoGP 2022, tapi ...

Okdwitya Karina Sari - Sport
Rabu, 22 Des 2021 16:30 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - OCTOBER 23: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team looks on in box during the MotoGP of Emilia Romagna - Qualifying at Misano World Circuit on October 23, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marc Marquez diyakini akan terpengaruh di musim depan usai mengalami diplopia. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Pengamat top MotoGP Carlo Pernat meyakini, Marc Marquez akan melemah karena sederet cedera yang dialaminya. Tapi keliru jika mencoret Marquez dari bursa juara.

Rider Repsol Honda itu sedang memulihkan diri dari diplopia (gangguan pengelihatan) akibat mengalami kecelakaan saat berlatih motokros pada November lalu. Ini bukan pertama kalinya Marquez menderita diplopia, karena sebelumnya pada 2011, dia harus absen hampir lima bulan karena masalah serupa.

Kondisi ini jelas menjadi pukulan telak bagi juara dunia MotoGP enam kali itu. Marquez belum lama comeback dari cedera lengan serius yang memaksanya absen delapan bulan sehingga melewatkan hampir seluruh rangkaian MotoGP 2020, plus dua balapan pertama musim lalu.

Honda kini harap-harap cemas menunggu perkembangan kondisi Marc Marquez sehubungan dengan tes-tes pramusim 2022, yang dimulai di Sepang pada 5 Februari. Pernat prihatin dengan situasi Marquez. Menurut dia, mentalitas Marquez bisa jadi tidak lagi sama seperti sebelumnya.

"Saya kira dia bukannya tidak akan kembali, tapi saya juga merasa bahwa dia akan sulit kembali dengan cepat, ketimbang bertanya-tanya bagaimana dia akan kembali," ucap Pernat kepada Men on Wheels. "Di 2011, dia sudah pernah mengalami diplopia sehingga harus absen selama tujuh bulan, kali ini dia berisiko mengalami hal serupa."

"Dalam beberapa hari ke depan kita akan tahu lebih banyak seperti yang diumumkan Alberto Puig (manajer tim Honda-red), tapi fakta bahwa dia tidak latihan, dibarengi dengan segalanya, bisa menaruh beban besar bahkan seseorang seperti Marc Marquez," sambung Italiano yang menemukan Max Biaggi dan Valentino Rossi itu.

"Maksud saya, perasaan dihantui kesialan. Sungguh, Marquez kasihan. Dan sesuatu seperti itu akan melemahkan siapapun, sekarang kita harus memahami seberapa hal itu akan melemahkan dia. Dia memang yang terkuat, dia sudah jelas lebih unggul dari pebalap lainnya tapi dia sudah pasti akan kehilangan sesuatu, pertama dengan cedera bahu dan kemudian dengan cedera yang sekarang."

"Dari sini untuk menganggap dia sudah keluar dari bursa juara dunia, bagaimanapun masih ada jalan yang panjang. Soalnya bahkan dengan kondisi tidak ideal di 2021, dia sudah membuktikan bahwa dirinya itu betul-betul hebat," imbuh Carlo Pernat soal Marc Marquez.



Simak Video "Repsol Honda: Segalanya Berubah Sejak MotoGP Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT