Bagnaia: Desmosedici 2022 Sudah Enak Banget Sejak Tes Pertama

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 03 Jan 2022 19:12 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - OCTOBER 22: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team   rounds the bend during the MotoGP of Emilia Romagna - Free Practice at Misano World Circuit on October 22, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Francesco Bagnaia antusias dengan Desmosedici 2022. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Francesco Bagnaia menatap MotoGP 2022 dengan antusias. Desmosedici baru disebutnya lebih nyaman dan enak untuk melibas tikungan-tikungan cepat.

Bagnaia terlibat persaingan ketat untuk titel juara dunia di MotoGP 2021 lalu dengan rider Yamaha Fabio Quartararo. Pebalap Ducati itu pada akhirnya mesti puas jadi runner-up setelah jatuh di MotoGP Emilia Romagna, yang memastikan Quartararo juara dunia.

Tapi di musim 2021 sendiri, Ducati punya catatan yang menggembirakan. Mereka adalah pabrikan dengan kemenangan terbanyak dengan tujuh kali juara seri dari Bagnaia (4), Jack Miller (2), dan Jorge Martin (1).

Satu hal yang bikin Bagnaia antusias adalah pengembangan motor 2022 yang berjalan ke arah bagus. Menurutnya, itu berkat banyaknya informasi penting dari para pebalap pemakai mesin Ducati.

Bahkan sejak pengujian pertama prototip Desmosedici 2022 di Jerez pada November lalu, Bagnaia sudah merasa motornya siap untuk balapan.

"Sangat sulit untuk bicara soal motor lain tanpa mencobanya. Tapi saya waktu itu meminta motor yang mudah untuk ditunggangi di trek kencang yang punya tikungan-tikungan cepat, karena motor kami sebelumnya tak semudah itu di situasi tersebut," katanya dilansir Autosport.

"Dengan fairing baru (di motor 2021), saya mulai merasa sedikit lebih baik, tapi juga ada sejumlah titik lemah. Saya yakin para teknisi bekerja keras pada hal tersebut. Tapi di tes Jerez, motor barunya terasa luar biasa karena saya menjajal dengan tangki penuh dan ban medium."

"Rasanya waktu itu luar biasa dan sebagaimana halnya dengan motor baru, dan setiap kali Anda memulai dengan motor baru, Anda perlu adaptasi. Saya memulai dengan baik, saya bekerja keras selama dua hari dan di hari kedua rasanya sudah oke, motornya bisa untuk balapan."

"Kalau balapan digelar besoknya, saya balapan dengan motor itu. Para teknisi Ducati sudah bekerja luar biasa dengan motor musim depan dan saya yakin pada tes Malaysia nanti kami akan menemukan sejumlah kejutan baru," imbuh pebalap 24 tahun tersebut.

(raw/krs)