Apa Iya Motor Honda Dibangun untuk Marquez?

Okdwitya Karina Sari - Sport
Kamis, 20 Jan 2022 05:20 WIB
Spains rider Marc Marquez of the Repsol Honda Team celebrates after winning the MotoGP race of the Emilia Romagna Motorcycle Grand Prix at the Misano circuit in Misano Adriatico, Italy, Sunday, Oct. 24, 2021. (AP Photo/Antonio Calanni)
Pol Espargaro menanggapi tudingan Honda membangun motornya untuk Marc Marquez saja. (Foto: AP/Antonio Calanni)
Jakarta -

Selama ini Honda dituding membangun motornya hanya untuk Marc Marquez. Rekan setim Marquez, Pol Espargaro, menepis anggapan itu.

Setelah terjun ke kelas premier pada 2013, Marquez langsung mendulang sukses besar. Rider Spanyol itu merajai kelas premier dengan merebut enam titel juara dunia MotoGP dari delapan musim yang diikutinya. Alhasil, Honda diyakini fokus membangun RC213V agar cocok ditunggangi oleh Marquez.

Akan tetapi, sukses besar itu menjadi petaka bagi Honda ketika Marquez diganggu cedera sejak 2020. Tanpa Marquez, pabrikan Jepang itu terbukti 'tidak berkutik' setelah gagal sekalipun memenangi balapan usai si Baby Alien menepi lama akibat patah tulang lengan. Saat itu pencapaian terbaik mereka cuma dua kali runner-up yang disumbangkan Alex Marquez di Le Mans dan Aragon.

Pada MotoGP 2021, Honda akhirnya kembali ke podium tertinggi di Sachsenring. Namun, kemenangan itu lagi-lagi disumbangkan oleh Marc Marquez usai pulih dari cedera. Pebalap berusia 28 tahun itu bahkan meraih dua kemenangan lain di Austin dan Emilia Romagna lalu finis keenam di klasemen akhir, di atas Pol Espargaro (12) dan dua rider LCR Takaaki Nakagami (15) dan Alex Marquez (16).

Setelah musim yang mengecewakan itu, Honda boleh jadi ketar-ketir menatap MotoGP 2022 karena Marquez baru saja pulih dari gangguan pengelihatan ganda (diplopia). Padahal, Honda mesti bersaing lagi untuk merebut gelar juara dunia yang sebelumnya dimenangi Fabio Quartararo dari Yamaha.

Pol Espargaro menegaskan bahwa Honda membangun motornya berdasarkan masukan dari semua pebalapnya. Menurut dia, kesuksesan Marquez karena skill individu.

"Aku tidak merasa motor yang lama dibangun untuk Marc dan karena alasan itu dia memiliki keuntungan besar," kata Espargaro dikutip Speedweek. "Sebuah motor itu dibangun berdasarkan pendapat para pebalapnya. Pebalapnya mengatakan sesuatu; para insinyur melakukan apa yang dikatakan pebalap dan pebalap mencoba untuk memacu sekencang mungkin."

"Marc begitu dan dia memang genius di motor yang lama karena gaya membalapnya yang terbaik. Bukan karena motornya lebih cocok untuk dia daripada untuk pebalap lain. Hal itu semata karena dia itu memang bagus," dia menanggapi tudingan Honda membangun motor untuk Marc Marquez.



Simak Video "Marc Marquez Crash 2 Kali, Fans Kecewa tapi Tetap Optimis Podium"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/yna)