Rossi: Lorenzo Sekarang Teman Saya

Yanu Arifin - Sport
Selasa, 29 Mar 2022 05:02 WIB
MONTMELO, SPAIN - JUNE 11:  Valentino Rossi of Italy and Movistar Yamaha MotoGP (L) and Jorge Lorenzo of Spain and Ducati Team ride during the MotoGp of Catalunya at Circuit de Catalunya on June 11, 2017 in Montmelo, Spain.  (Photo by David Ramos/Getty Images)
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo semasa aktif di trek MotoGP. (Foto: David Ramos/Getty Images)
Tavuilla -

Valentino Rossi mengaku sudah tak punya rivalitas lagi. Termasuk dengan Jorge Lorenzo, yang kini diakui sudah menjadi temannya.

Rossi memutuskan pensiun MotoGP, dengan musim 2021 menjadi kejuaraan terakhirnya. Rider Italia itu mengakhiri kariernya sebagai pebalap.

Selama dua dekade lebih, Rossi menahbiskan dirinya menjadi salah satu rider terbaik. Selama itu pula, pebalap yang kini berusia 43 tahun itu bisa merengkuh sembilan gelar juara dunia, dengan rincian 7 gelar di kelas tertinggi dan masing-masing satu gelar di kelas 125cc dan 250cc.

Dalam merebut titelnya, Rossi bisa mengalahkan banyak pebalap. Beberapa di antaranya bahkan menjadi rival beratnya di trek, di antaranya Max Biaggi, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo.

Tak jarang, persaingan di dalam trek merembet ke luar trek. Rossi juga sempat berseteru dengan Biaggi, Stoner, dan Lorenzo.

Salah satu rivalitas panas Valentino Rossi yang paling terakhir terjadi dengan Jorge Lorenzo. Di MotoGP 2015, Rossi kalah bersaing dengan Lorenzo, dan menuding rider Spanyol itu macam-macam.

Setelah kini pensiun, Rossi mengaku sudah tak lagi bermusuhan. Ia bahkan menyebut sudah berteman baik dengan para rival beratnya, termasuk Lorenzo.

"Casey dan saya sudah rujuk. Dia sering mengirimi saya pesan dari Australia, menanyakan tentang bayi saya. Kami juga bertemu," kata Rossi, seperti dilansir GPOne.

"Saya juga berdamai dengan Lorenzo. Dia sekarang seorang teman. Dia datang ke Ranch. Kami berdansa bersama pada malam yang sama. Dan saya juga berdamai dengan Max," katanya.

Untuk Biaggi, Rossi bahkan mengakui agak kelewatan saat berseteru dengannya. Rossi menegaskan, rivalitasnya kini sudah berlalu dan sekarang berhubungan baik.

"Saya bukan siapa-siapa, dan dia adalah nomor satu di Italia, dan salah satu yang tercepat di dunia, kemudian saya mulai menghancurkannya," kata Rossi.

"Saya adalah seorang bajingan. Tapi sekarang semuanya telah berlalu. Kami semakin dekat. Itu adalah persaingan olahraga yang hebat," kata Valentino Rossi, yang dijuluki The Doctor itu.

(yna/bay)