ADVERTISEMENT

MotoGP Argentina: Bagnaia Harap-harap Cemas Tunggu Kargo Ducati

Lucas Aditya - Sport
Jumat, 01 Apr 2022 20:12 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia memacu kecepatan sepeda motornya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.
Francesco Bagnaia hara-harap cemas menunggu kargo tim Ducati menatap MotoGP Argentina. (Foto: ANTARA/ANDIKA WAHYU)
Jakarta -

Kargo tim Ducati masih belum sampai di Argentina menatap race ketiga di MotoGP 2022. Francesco Bagnaia pun harap-harap cemas menunggu motor tunggangannya.

Pengiriman logistik MotoGP dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, ke Argentina bermasalah. Dari lima pesawat kargo, ada satu yang mengalami masalah mesin.

Pesawat itu terpaksa berhenti di Mombasa, Kenya, setelah transit, Rabu (30/3/2022), untuk menjalani reparasi. Suku cadang pesawatnya harus didatangkan dari Eropa dan Timur Tengah hingga membutuhkan waktu untuk memperbaiki.

Ada tiga tim yang terdampak akibat masalah kargo ini. Ducati, Gresini Racing, dan VR46 Racing yang harus menunggu paket mereka datang.

Karena persoalan logistik ini, jadwal MotoGP Argentina berubah. Sesi hari Sabttu (2/4/2022), akan menggelar sesi latihan bebas I sampau kualifikasi.

Kendati sudah ada penyesuaian, Bagnaia tetap khawatir kargo pesawat yang membawa logistik Ducati tak akan sampai tepat waktu.

"Pertama-tama, kami harus menunggu dan melihat apakan kami bisa benar-benar menunggangi motor pada hari Sabtu," kata Bagnaia di Speedweek.

"Masih belum pasti apakah pesawat Cargonya bisa datang pada hari Jumat. Ini masih menjadi pertanyaan besar."

"Rencana kami adalah untuk menyesuaikan motor dengan trek. Bagaimanapun, aspalnya coklat pada momen ini, jadi itu sangat kotor. Dalam situasi seperti ini, selalu lebih baik tak mencoba apapun, hanya biarkan motornya tak tersentuh dan menjalani lap untuk membersihkan trek serta mengerti semua aspek dengan lebih baik."

"Saya yakin tak akan menjadi akhir pekan yang mudah untuk semua orang. Kami hanya harus beradaptasi secepat mungkin karena kami mempunyai waktu sedikit untuk melakukan itu," kata dia menambahkan.

(cas/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT