Francesco Bagnaia Mencak-mencak!

Afif Farhan - Sport
Senin, 16 Mei 2022 12:11 WIB
Italian rider Francesco Bagnaia of the Ducati Lenovo Team steers his motorcycle during the MotoGP race of the French Motorcycle Grand Prix at the Le Mans racetrack, in Le Mans, France, Sunday, May 15, 2022. (AP Photo/Jeremias Gonzalez)
Francesco Bagnaia Mencak-mencak! (AP)
Jakarta -

Fransesco Bagnaia sempat memimpin di MotoGP Prancis 2022. Enam lap terakhir dirinya jatuh, Pecco kesal betul!

MotoGP Prancis 2022 digelar di Sirkuit Le Mans pada Minggu (15/5) malam WIB. Enea Bastianini keluar jadi juara, disusul Jack Miller dan Aleix Espargaro.

Ketika balapan dimulai, drama sudah terjadi di awal lap. Rider Yamaha, Fabio Quartararo sempat menyodok ke depan tapi akhirnya keteteran oleh Marc Marquez.

Bahkan, dua pebalap sudah terjatuh yakni Alex Rins dan Remy Gardner. Apes buat Suzuki, bukan cuma Rins tapi Joan Mir juga jatuh!

Francesco Bagnaia dari tim Ducati awalnya sempat memimpin balapan. Kombinasi dengan rekan setimnya, Jack Miller di garis depan sulit terkejar.

Enea Bastianini dan Aleix Espargaro juga terus konsisten menempel. Sampai pada enam putaran terakhir, Bagnaia yang memimpin kena bencana!

Bastianini sempat menyalip Bagnaia. Bagnaia tidak menyerah dan coba tancap gas untuk menyalip di tikungan kedelapan.

Celaka buatnya, Pecco (begitu julukannya) malah melebar sampai ke gravel dan terjatuh!

Dilansir dari Crash, Francesco Bagnaia tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Pecco begitu kecewa.

"Tadi adalah balapan yang sempurna sampai akhirnya saya terjatuh," ungkapnya.

Francesco Bagnaia menjelaskan kronologi dan penyebab dirinya terjatuh. Rider berusia 25 tahun itu sebenarnya dibuat heran, karena strateginya berjalan lancar!

"Ketina Bastianini menyalip saya, saya melakukan strategi yang sama seperti di Aragon ketika bertarung dengan Marc Marquez. Saya mencoba untuk kembali di depannya sesegera mungkin," ujarnya.

"Saya hanya mencoba mengerem sedikit lebih keras, tetapi bagian depan terkunci hari ini dan itu membuat saya hanya bisa harus lurus saja," ungkapnya.

"Tapi saya juga sedikit melambat dan akhirnya jatuh," tambahnya.

Francesco Bagnaia beralih ke ban medium. Awalnya, Bagnaia memilih ban soft seperti Miller tetapi suhunya dirasa terlalu tinggi.

"Saya merasa baik dengan soft, namun hari ini suhunya sedikit lebih tinggi. Jadi kami memutuskan untuk balapan dengan medium dan saya tidak berpikir itu masalah kecelakaan itu," jelasnya.

"Saya tidak tahu tepatnya mengapa saya bisa terjatuh. Saya hanya melihat data untuk dipahami, tetapi sangat sulit untuk dipahami dan saya sedikit marah sekarang," tutupnya.

(aff/yna)