ADVERTISEMENT

Alex Marquez Gak Kaget Marc Naik Meja Bedah Lagi

Bayu Baskoro - Sport
Senin, 30 Mei 2022 19:12 WIB
BANGKOK, THAILAND - OCTOBER 06: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  celebrates the MotoGP victory and the 2019 MotoGP Championship with his brother Alex Marquez (L) at the end of the MotoGP race  during the MotoGP of Thailand - Race on October 06, 2019 in Bangkok, Thailand. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alex Marquez dan Marc Marquez. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Alex Marquez tidak terkejut mendengar Marc Marquez akan operasi lagi. Dia menyebut abangnya itu punya 'bom' usai cedera patah tangan kanan.

Marquez harus menepi dalam sisa musim MotoGP 2022. Keputusan ini dibuat menyusul insiden yang dialami The Baby Alien dalam kualifikasi MotoGP Italia 2022 akhir pekan lalu.

Marquez terpelanting usai mengalami highside di Turn 2 Sirkuit Mugello. Selepas sesi kualifikasi, Repsol Honda mengumumkan MM93 akan menjalani operasi di Amerika Serikat pekan depan.

Operasi kali ini masih berkaitan dengan cedera patah tangan kanan Marc Marquez pada 2020. Juara dunia delapan kali itu sudah tiga kali naik meja bedah selama 18 bulan pemulihan, tapi hasilnya belum optimal.

Keputusan Marquez kembali masuk ruang operasi ditanggapi adiknya, Alex Marquez. Rider LCR Honda itu sudah yakin abangnya bakal dioperasi untuk yang keempat kalinya.

Alex menyadari Marc kesulitan menjalani kehidupan normal meski sudah tiga kali dioperasi. Dia berharap abangnya bisa benar-benar pulih dan kembali balapan di lintasan.

"Saya tidak terkejut. Saya sudah tahu itu akan menjadi bom. Mereka telah mencoba melakukannya di masa lalu, tapi tulangnya belum siap menurut para dokter," kata Alex perihal cedera Marc Marquez, dilansir dari Tuttomotoriweb.

"Saya terkesan dengan apa yang telah dia lakukan sejauh ini sebagai seorang pembalap. Dia terus mencoba, dia jatuh seribu kali, tetapi dia keras kepala dan terus berjalan" Alex menambahkan.

"Kami berharap setelah operasi ini rasa sakitnya akan hilang dan dia akhirnya bisa menjalani kehidupan normal... Tidak menyenangkan melihatnya hidup dengan rasa sakit itu," demikian kata Alex Marquez.

(bay/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT