ADVERTISEMENT

Ducati Bisa Jegal Quartararo dan Espargaro?

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 31 Mei 2022 13:50 WIB
SCARPERIA, ITALY - MAY 29: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team celebrates at parc ferme his race win during the race of the MotoGP Gran Premio d’Italia Oakley at Mugello Circuit on May 29, 2022 in Scarperia, Italy. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Ducati menghadapi pekerjaan berat untuk menjegal Fabio Quartararo dan Aleix Espargaro. (Foto: Getty Images/Steve Wobser)
Mugello -

Kans Ducati menyabet titel juara dunia masih terbuka usai MotoGP Italia 2022. Ducati mesti kerja keras karena performa sip Fabio Quartararo dan Aleix Espargaro.

Kemenangan Francesco Bagnaia di Mugello menghembuskan angin segar kepada pabrikan Italia itu. Itu adalah kemenangan kedua Bagnaia dalam tiga seri terakhir setelah naik podium tertinggi di Jerez.

Meski demikian, Bagnaia toh masih tercecer di klasemen sementara MotoGP. Rider Italia itu menempati peringkat empat dengan perolehan 81 poin, tertinggal 41 poin dari Quartararo di puncak dan 33 poin dari Espargo yang duduk di posisi kedua.

Pasalnya Bagnaia sejauh ini tidak sekonsisten dua rivalnya tersebut. Runner-up MotoGP 2021 itu sudah dua kali retired dalam delapan balapan pertama, dan dua kali finis di luar lima besar ketika menyudahi MotoGP Mandalika hanya di urutan 15 dan kedelapan di Portimao.

Direktur Ducati Paolo Ciabati masih optimistis dengan peluang timnya dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2022. Meskipun dia tidak memungkiri Ducati menghadapi pekerjaan yang berat karena konsistensi Quartararo dan Espargaro.

"Akan menjadi sebuah pekerjaan yang berat untuk memulihkan poin-poin yang hilang karena Aleix dan Fabio terus naik podium meski tidak menang," ungkap Ciabati dilansir Motosan.

"Di waktu yang bersamaan, bagaimanapun, masih mungkin. Namun, yang jelas kami harus terus melakukan pekerjaan kami sebaik mungkin."

Francesco Bagnaia akan mencoba meraih poin maksimal lagi untuk Ducati di Catalunya, akhir pekan ini. Tantangan besar bagi Ducati karena mereka hanya empat kali menang di sana di era MotoGP dan hanya memenanginya dua kali sejak 2008.



Simak Video "Begini Jadinya Kalau Pebalap MotoGP Tiru Ibu-ibu Indonesia Naik Motor"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT