ADVERTISEMENT

MotoGP Jepang 2022: 'Telinga Kelinci' yang Lucu di Motor Balap Suzuki

Yanu Arifin - Sport
Jumat, 23 Sep 2022 20:30 WIB
alex rins motogp suzuki ecstar motogp 2022 motogp jepang winglet aerodinamis suzuki
Foto: Twitter @suzukimotogp
Motegi -

Inovasi baru diluncurkan Suzuki di MotoGP Jepang 2022. Terlihat ada 'telinga kelinci' menempel di bagian belakang motor balapnya.

Suzuki memperkenalkan teknologi aerodinamis baru pada motornya, di sesi latihan bebas MotoGP Jepang 2022, Jumat (23/9/2022). Sebuah winglet terpasang di bagian ekor motor.

Bentuk winglet itu terlihat lucu, sebab menyerupai telinga kelinci. Bentuknya pipih ke atas, kemudian melengkung, mirip telinga kelinci.

Awalnya, Suzuki meminta test rider Takuya Tsuda mengujinya. Namun, Alex Rins begitu penasaran, sampai akhirnya diberi kesempatan menjajalnya.

"Saya cukup terkesan, karena Suzuki biasanya tidak membuat hal semacam ini dengan cepat. Itu sangat lucu, karena kemarin saya tahu tentang itu di penghujung hari, tetapi mereka ingin Tsuda mencobanya dulu. Jadi saya bilang kepada mekanik Jepang, 'Ayo, tolong berikan pada saya!" katanya, dilansir Crash.

"Mereka tetap tidak mau. Jadi saya berkata, 'Oke, mari kita buat kesepakatan, jika saya kompetitif di menit pertama, biarkan saya mencobanya dulu!' Mereka berkata 'OK, OK'. Itu cukup lucu!" katanya.

Akhirnya, Alex Rins bisa menjajal 'telinga kelinci' itu pada motor GSX-RR miliknya setelah meraih hasil oke di menit-menit awal. Rins merasakan dampaknya di sesi latihan bebas MotoGP Jepang 2022.

"Saya merasakan lebih banyak stabilitas di bagian belakang, terutama saat pengereman," kata Rins tentang aero.

"Sepertinya, membandingkan putaran pertama dengan putaran kedua, saya bisa mengerem sedikit lebih kuat di tikungan. Setidaknya lebih sedikit getarannya," ungkapnya.

Pada akhirnya, Rins menempati urutan ke-13 di FP pertama MotoGP Jepang. Pemilihan ban yang salah membuatnya kurang maksimal di Sirkuit Motegi pada hari pertama.

"Sangat, sangat kecewa. Karena kami cukup kuat selama latihan bebas," kata Rins. "Dan pada akhirnya ketika saya memasang ban lunak terakhir, 2-3 lap yang saya lakukan bak bendera kuning! Jadi saya tidak bisa mengembangkannya," ungkapnya.

"Sekarang mari coba set-up [basah] yang bagus untuk kualifikasi, karena cuaca kabarnya akan hujan lebat. Mari kita coba membuat percobaan yang baik dengan motor dan lolos dengan baik untuk balapan," harap Alex Rins.

Musim ini, bukan cuma Suzuki yang memperkenalkan sayap aerodinamis baru. Ducati lebih dulu melakukannya di Sirkuit Silverstone, dengan memamerkan aerodinamis berbentuk buntut dinosaurus pada motor Desmosedici-nya.

(yna/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT