Pecco Bagnaia kok Tepuk Tangan Usai Jatuh?

ADVERTISEMENT

Pecco Bagnaia kok Tepuk Tangan Usai Jatuh?

Kris Fathoni W - Sport
Minggu, 25 Sep 2022 22:15 WIB
Ducati Lenovo team rider Francesco Bagnaia of Italy rides his motorcycle during a MotoGP practice session at the Japanese Grand Prix at the Twin Ring Motegi circuit in Motegi, Tochigi prefecture on September 24, 2022. (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP) (Photo by TOSHIFUMI KITAMURA/AFP via Getty Images)
Bagnaia di Motegi. Foto: AFP via Getty Images/TOSHIFUMI KITAMURA
Jakarta -

Race Francesco 'Pecco' Bagnaia di MotoGP Jepang 2022 berakhir di gravel. Yang menarik, ia bertepuk tangan setelah jatuh. Maksudnya apa?

Bagnaia, dalam usahanya menyalip Fabio Quartararo, melakukan kesalahan sehingga mengalami insiden lowside dalam balapan di Motegi, Minggu (25/9) siang WIB.

Alih-alih bisa meraih poin lebih besar ketimbang Quartararo, yang sedang dibayangi di klasemen MotoGP 2022, Bagnaia malah harus rela tanpa angka di MotoGP Jepang 2022.

Satu hal yang mencuri perhatian di lintasan pada saat itu adalah Bagnaia terlihat bertepuk tangan di gravel. Mantan rider Carlos Checa memberikan pandangannya soal hal tersebut.

"Ia cuma memberi aplaus kepada dirinya sendiri secara ironis," sebut Checa di DAZN.

"'Bravo Pecco, kamu sudah mengacaukannya lagi'. Fabio tidak melakukan kesalahan apa-apa, begitulah pandanganku."

Kata Bagnaia soal Crash di Motegi

Dugaan Checa ini ternyata akurat. Usai balapan, seperti dilansir Autosport, Bagnaia mengklarifikasi bahwa tepuk tangan sarkastisnya ditujukan kepada diri sendiri. Tak cuma itu, ia mengaku crash karena kesalahan sendiri.

"Aku sudah bikin kesalahan besar, aku salah sendiri. Aku berusaha menyalip tapi gagal. (Padahal) pagi tadi segalanya sempurna saat pemanasan," kata Bagnaia seperti dilansir Motosan.

"Aku berusaha melakukan manuver di lap terakhir, tapi malah kacau. Aku minta maaf ke seluruh anggota tim karena aku tidak melakukan tugasku dengan baik. Memang tekanan pada ban depan sudah memuncak dan tim minta maaf kepadaku. Tapi crash itu adalah kesalahanku, tak ada hubungannya dengan ban."

"Aku sebenarnya sangat yakin bisa menyalip dan untungnya aku tidak bikin jatuh Quartararo," tuturnya.

(krs/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT