ADVERTISEMENT

Quartararo Tutup Mulut, tapi Tetap Curhat Pengalaman Mengerikan

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 03 Okt 2022 07:00 WIB
BURIRAM, THAILAND - OCTOBER 02:  Fabio Quartararo of France and Monster Energy Yamaha MotoGP Team heads down a straight  during the MotoGP race during the MotoGP of Thailand - Race at Chang International Circuit on October 02, 2022 in Buriram, Thailand. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Usai MotoGP Thailand 2022, Fabio Quartararo tutup mulut. Tapi ia tak bungkam sepenuhnya. Lewat pernyataan yang dititipkan ke timnya, Quartararo curhat mengenai pengalaman paling mengerikan.

Quartararo menjalani balapan tak memuaskan di Sirkuit Buriram, Minggu (2/10), dalam balapan yang berlangsung dalam kondisi basah. Ia finis ke-17, di luar zona poin.

Hasil itu membuat keunggulan 18 poinnya di puncak klasemen kini sirna. Fabio Quartararo sekarang tinggal unggul dua poin dari rider di posisi kedua, Francesco Bagnaia, yang finis ketiga di Buriram.

Laju Tidak Oke Quartararo di Buriram

Berbeda dengan balapan basah sebelumnya di Sirkuit Mandalika, saat finis kedua, Quartararo kali ini sungguh kesulitan. Di lap awal MotoGP Thailand 2022, ia sudah merosot ke posisi ke-17 dari tempat keempat.

Pada akhirnya Quartararo tidak kuasa merangsek ke garis depan pada saat Miguel Oliveira meraih kemenangan keduanya di MotoGP 2022, setelah naik podium teratas di Mandalika.

Sebagai catatan, Quartararo menyudahi balapan basah MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada bulan Maret lalu cuma terpaut 2,2 detik di belakang Oliveira.

Quartararo Menitipkan Pernyataan

Melansir Motosan, Fabio Quartararo tidak memberikan wawancara yang juga tidak disertai penjelasan. Crash menyebut, ia juga membatalkan aktivitas media lain pada agenda berikutnya.

Namun, sang juara bertahan masih menitipkan pernyataan resmi yang kemudian disampaikan oleh Yamaha. Di sini Quartararo curhat mengenai pengalaman mengerikan dalam balapan MotoGP Thailand 2022.

"10 lap pertama dalam balapan mungkin pengalaman paling mengerikan dalam hidupku," kata Quartararo dalam pernyataan Yamaha.

"Jarak pandangnya sama sekali nihil. Tapi untungnya semua rider cukup bijak untuk tidak melakukan manuver gila atau mencoba hal-hal gila di jalur yang sama sekali tak ada jarak pandangnya. 10 lap awal berlalu tanpa banyak hal. Mengejutkan, tapi sekaligus bikin lega."

"Setelah itu balapannya baru benar-benar dimulai. Aku bisa memeras kecepatan dari motorku dan sebenarnya cukup kencang. Tapi ketika aku bisa mengejar motor lain, aku tidak bisa menyalip maupun melakukan hal lain. Jadi aku cuma berusaha untuk bisa membawa motornya sampai finis," tuturnya.

Direktur Tim Monster Yamaha Massimo Meregalli menduga bahwa jalannyan balapan MotoGP Thailand 2022 sudah bikin Fabio Quartararo tak puas.

"Kami tidak bicara dengan Fabio setelah race karena mungkin ia masih amat kecewa dan frustrasi, dan ia langsung masuk ruangannya untuk menenangkan diri," ujarnya.

(krs/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT