Marc Marquez: Bagnaia Boleh Saja Main Aman di Valencia, tapi ...

ADVERTISEMENT

Marc Marquez: Bagnaia Boleh Saja Main Aman di Valencia, tapi ...

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 01 Nov 2022 20:50 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 12: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team leads Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon - Race at Motorland Aragon Circuit on September 12, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marc Marquez menasihati Francesco Bagnaia jelang MotoGP Valencia 2022. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Rider Ducati Francesco Bagnaia di ambang gelar juara dunia MotoGP 2022. Marc Marquez menasihati Bagnaia agar tidak perlu ngoyo di MotoGP Valencia 2022.

Persaingan gelar juara MotoGP di antara Bagnaia dan Fabio Quartararo akan berakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (6/11/2022). Bagnaia menatap balapan dengan keuntungan besar karena memiliki keunggulan 23 poin dari pebalap pabrikan Yamaha itu.

Dengan situasi ini maka Bagnaia hanya membutuhkan finis seburuk-buruknya di posisi 14. Sementara Quartararo menghadapi tantangan mahasulit karena wajib memenangi balapan dan Bagnaia finis ke-15, atau lebih rendah lagi.

Marc Marquez pernah menghadapi situasi serupa ketika bersaing dengan Andrea Dovizioso sampai balapan terakhir di 2017. Ketika itu Marquez didukung keunggulan 21 poin. Rider Repsol Honda itu dipastikan merengkuh gelar juara dunia setelah finis ketiga sedangkan Dovizioso malah jatuh di putaran-putaran terakhir.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Marquez menilai Francesco Bagnaia mestinya main aman saja di MotoGP Valencia 2022. Namun, hati-hati dengan potensi kehilangan fokus.

"Kalau anda balapan di Valencia dengan mempunyai keunggulan besar, maka anda perlu balapan secara konservatif," kata juara dunia delapan kali itu di Crash. "Jika anda tiba di Valencia dengan keunggulan kecil, maka balapanlah dengan agresif! Serang!"

"Sebagai contoh di 2017, selama akhir pekan aku tampil menyerang penuh. Aku mendesak. Aku akan seperti itu terus di sepanjang musim, tapi pada Hari Minggu aku cuma mengendalikan balapan," sambung Marquez.

"Memang benar bahwa, di satu momen, aku mengatakan: 'oke, aku akan menyerang.' Ini terjadi ketika aku membuat penyelamatan menakjubkan di Tikungan 1. Namun, penyelamatan itu membuatku tidak menyerang untuk sepanjang balapan. Aku terlalu konservatif."

"Pada akhirnya tidak ada yang terjadi. Namun, untuk alasan ini, apakah anda terlalu konservatif? Terkadang anda kehilangan konsentrasi. Lebih baik sih kalau anda memang merasa nyaman dengan motor, balapan saja dengan cara seperti yang anda tahu," imbuh Marc Marquez.

Simak juga Video: Marc Marquez Genap 100 Podium!

[Gambas:Video 20detik]




(rin/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT