Suzuki Jadi Kuda Hitam
Minggu, 20 Mei 2007 23:32 WIB
Le Mans - Sudah lama Suzuki tidak menaiki tangga juara lagi. Musim ini, dengan Chris Vermeulen dan John Hopkins di atas GSV-R800, pabrikan asal Jepang ini bisa jadi kuda hitam.Indikasi itu terlihat dalam dua seri terakhir. Dua pekan lalu Hopkins mengantarkan tim Rizla Suzuki menyentuh podium ketiga di Cina, yang juga merupakan podium pertama untuk rider asal Amerika Serikat itu dalam karirnya di kelas MotoGP (dan 500cc).Sukses Hopkins di Shanghai diikuti performa menawan Vermeulen di Le Mans, Minggu (20/5/2007). Start di urutan ke-12, ia memperlihatkan kepiawaiannya membalap dalam hujan dan tampil sebagai juara MotoGP Prancis.Vermeulen pun memetik kemenangan pertama dalam karir mudanya di pentas MotoGP, karena ia baru memasuki ajang ini di tahun 2006.Aussie berusia 24 itu juga memberikan kemenangan pertama buat Suzuki dalam kurun waktu hampir enam tahun. Kali terakhir tim biru ini menjadi juara adalah pada 23 September 2001 atas nama Sete Gibernau di Valencia (Spanyol).Sejak awal musim 2002 sampai akhir 2006, Suzuki memang seret prestasi. Jangankan merebut satu kemenangan, frekuensi pembalapnya naik podium pun amat minim, yakni hanya tiga kali. Dengan penampilan menjanjikan dari Hopkins dan Vermeulen, musim ini Suzuki jelas tak boleh dipandang sebelah mata oleh Honda, Yamaha, dan Ducati.Bahkan jika dirata-ratakan Suzuki punya nilai tertinggi dibanding tiga rivalnya itu. Dengan total 103 poin dari empat seri, rata-rata satu pembalap Suzuki telah menghasilkan 51,5 angka.Honda boleh memimpin klasemen pabrikan dengan 223 poin. Tapi jumlah itu disumbangkan oleh enam pembalap (dari tiga tim). Artinya, satu pembalap Honda rata-rata hanya menorehkan 37,16 poin.Ducati pun demikian. Nilai 197 yang telah dikoleksi pabrikan asal Italia ini dihasilkan oleh empat pembalap, rata-rata 49,5. Sedangkan Yamaha (139) rata-ratanya baru 34,75 poin karena juga didukung oleh empat rider. Untuk menjagokan Hopkins atau Vermeulen tampil sebagai juara di penghujung musim memang masih cukup jauh. Namun untuk menyebut Suzuki sebagai challenger yang bakal jadi sandungan Honda, Yamaha, dan Ducati, hal tersebut sudah terlihat jelas. (a2s/krs)











































