Honda Butuh Kemenangan

Honda Butuh Kemenangan

- Sport
Senin, 16 Jul 2007 01:24 WIB
Honda Butuh Kemenangan
Sachsenring - Sembilan seri tanpa kemenangan jelas merupakan catatan buruk buat Honda. Jadi, kemenangan Dani Pedrosa di Jerman akhir pekan ini memiliki arti yang sangat penting.Musim lalu Honda meraih delapan kemenangan, yang dipersembahkan oleh empat pembalapnya, yakni Nicky Hayden (2), Pedrosa (2), Marco Melandri (3), dan Toni Elias (1). Titel konstruktor pun menjadi milik mereka. Namun tahun ini, setelah mesin motor diturunkan menjadi 800cc, Honda belum bertaji. Tujuh kali wakil pabrikan ini naik podium sampai seri kesembilan di Assen dua pekan lalu, tapi paling tinggi hanya mimbar nomor dua. Kemenangan baru digilir Ducati (5), Yamaha (3), dan Suzuki (1).Tak pelak sukses Pedrosa memenangi MotoGP Jerman, Minggu (15/7/2007), menjadi hal positif buat Honda. Ini menandakan bahwa sebuah kemajuan telah dicapai. Apalagi Hayden pun finis di tempat ketiga setelah start dari urutan 14.Kemenangan ini juga sangat berarti buat Pedrosa yang sebelumnya hanya puas menjadi runner up di Jerez dan Mugello. Meraih kemenangan sebanyak-banyaknya memang cara paling cepat untuk mengembalikan kesempatannya merengkuh titel juara."Hal terpenting buatku saat ini adalah menang, lebih penting dari sekadar mendulang banyak angka. Ini hasil yang luar biasa pula untuk kami. Balapan seperti ini menunjukkan bahwa masih ada keinginan dan determinasi dari kami," ujar pembalap asal Spanyol itu dikutip Autosport. Pedrosa masih berada di peringkat tiga klasemen sementara, tertinggal 52 poin dari Casey Stoner dan berjarak 20 angka di belakang Valentino Rossi. Sementara itu Rossi mengakui kesalahannya saat mencoba menyalip Randy de Puniet, yang menyebabkan dirinya terjatuh dan harus mengakhiri lomba di lap keenam. Tentu ia merasa kecewa karena merasa motornya sedang bagus."Ini memalukan. Tapi paling tidak Stoner pun hanya finis di tempat kelima. Berarti mereka punya masalah juga. Jadi, kami hanya kehilangan 11 poin. Tapi memang ada penyesalan karena membuang kesempatan," tutur The Doctor. "Kali ini saya yang bikin kesalahan. Saya minta maaf buat semuanya," tambah pembalap tim Fiat Yamaha ini. "Satu kesalahan masih bisa diterima, dan saya membuatnya. Kami harus memperbaikinya dengan meraih banyak poin." (a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads