Maximo Quiles berhasil menjadi juara dunia di Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Veda Ega Pratama, yang merupakan rider Indonesia, finis di urutan keenam.
Balapan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (11/10/2026) pagi WIB. Veda Ega, yang memulai start dari posisi ketujuh, sempat berada di urutan kedua pada putaran kedua.
Veda Ega gagal mempertahankan posisinya. Rider asal Indonesia itu kemudian terus melorot posisinya hingga di urutan keenam pada putaran ketujuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai putaran ke-10, Maximo Guiles masih nyaman di posisi terdepan setelah merebutnya dari David Almansa. Veda Ega justru turun ke urutan ketujuh.
Adrian Cruces, yang berada di depan Veda Ega, mengalami crash pada putaran ke-13. Veda Ega berhasil menghindar dari insiden jatuhnya Cruces.
Veda Ega kini berada di posisi kelima dengan balapan tersisa lima putaran lagi. Namun, Veda Ega tampakan akan sulit mendapatkan posisi keempat lantaran berjarak sangat jauh dengan Marco Bertelle.
Saat balapan tersisa tiga putaran lagi, Veda Ega malah melorot ke urutan ketujuh.Veda Ega kemudian sedikit melebar di putaran ke-18 dan membuat posisinya melorot ke urutan kedelapan.
Maximo Quiles berhasil menjadi juara dunia setelah meriah podium puncak di Moto3 Mandalika 2026, Almansa di urutan kedua, Brian Uriarte ketiga, dan Veda Ega berhasil menyodok ke posisi keenam di putaran terakhir.










































