Di Sirkuit Jerez, Minggu (30/3/2008), Rossi menorehkan rekor baru dalam perjalanan karirnya dan juga untuk ajang MotoGP. Menyelesaikan balapan di posisi dua, pembalap Fiat Yamaha itu menjadi orang pertama yang mampu menyelesaikan balapan di atas podium sebanyak 100 kali untuk kelas primer.
Tapi ada yang jauh lebih penting dari sekedar mencatatkan rekor. Menyelesaikan balapan di atas podium setelah cuma berada di posisi lima di Losail tiga pekan lalu menunjukkan kalau juara dunia tujuh kali di kelas yang berbeda itu masih layak diperhitungkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memulai balapan dari posisi lima, Rossi sudah mampu berada di posisi kedua, di belakang Dani Pedrosa, selepas lap keempat. Tapi usaha mengejar jagoan tuan rumah itu tak berhasil hingga balapan berakhir.
Rossi malah nyaris kehilangan posisi dua miliknya karena melakukan selebrasi dini. Dia mengira race sudah selesai padahal masih ada satu lap lagi yang harus diputari.
"Saya menjadi ketakutan (setelah menyadarinya), karena saya pikir itu adalah lap terakhir... sangat luar biasa. Tapi saya bahagia, kami butuh posisi kedua ini. Dan sekarang mari berharap kami selalu bisa finish di podium," pungkas Rossi yang kini duduk di posisi tiga klasemen pembalap dengan koleksi poin 31 itu.
Meski mencatat rekor sebagai pembalap pertama yang mencatat 100 podium, namun kegagalan menjuarai MotoGP Jerez ini juga menorehkan catatam buruk lain. Inilah untuk kali pertama, sejak tahun 2000 lalu Rossi gagal menjadi juara dalam enam seri beruntun.
(din/a2s)











































