Stoner menyentuh garis finis 2,2 detik di belakang sang pemenang, Valentino Rossi, dalam lomba sepanjang 23 lap yang digelar di Sirkuit Mugello, Minggu (1/6/2008).
Hasil ini bagai menebus ketidakberuntungan Stoner di seri sebelumnya di Le Mans, Prancis. Saat itu, akibat persoalan mesin, Stoner kehilangan kesempatan masuk tiga besar dan akhirnya harus puas finis di peringkat 16.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Stoner, sebetulnya ia merasa bisa lebih mendekati Rossi andaikan dirinya tidak melakukan kesalahan dengan melajukan motornya sedikit melebar di pertengahan balapan.
"Valentino melewati saya. Ada satu bagian sirkuit yang membuat saya kehilangan banyak waktu. Saya coba memperbaikinya di bagian lain. Tapi saya malah melebar di tikungan pertama dan kehilangan posisi serta Valentino," papar pembalap Australia itu.
"Kami tahu motor kami akan membaik di akhir. Sayangnya, saya sudah tertinggal terlalu jauh dan lomba tidak berjalan sempurna. Tapi kami sangat, sangat senang dengan hasil hari ini," girang Stoner.
Dengan 20 angka yang diperolehnya, Stoner kini berada di empat klasemen sementara dengan koleksi 76 poin. Meski masih defisit 46 angka dari Rossi yang berdiri di puncak, Stoner tetap merasa peluangnya jadi juara dunia belum habis.
"Musim ini sedikit mengecewakan kami karena kami tidak tampil sebagaimana seharusnya. Hari ini dan di Le Mans, kami sudah lebih percaya diri dengan settingan. Kami bekerja keras dan menemukan solusi yang membuat motor kompetitif kembali," seru Stoner mengakhiri.
(arp/ian)











































