Meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Ducati di musim ini, Melandri gagal memberi kesan positif buat tim barunya. Hanya mendulang 32 poin dari 10 seri jelas statistik yang buruk untuk pembalap setenar Melandri.
Ducati mulai tak sabar karena apa yang dihasilkan rider Italia itu terlalu timpang dengan pembalap lainnya, Casey Stoner. Sang juara bertahan sudah mengantongi 187 poin, termasuk empat kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melandri pun sadar posisinya jauh dari menguntungkan. Apalagi Sete Gibernabeu sudah stand by untuk menggantikan dirinya karena sudah dua kali melakukan tes bersama Ducati.
"Minggu ini akan menentukan, apakah aku masih bisa menyelesaikan musim ini di atas sadel Ducati. Atau, Gibernau akan mengambil tempatku," tulis Melandri dalam situs pribadinya.
Jika akhirnya tergusur, Melandri bahkan sudah berterima kasih pada timnya itu. Ducati ia sebut sebagai tim dengan atmosfer yang baik. "Tak pernah ada yang lepas kendali. Keseimbangan hubungan pun terjaga sangat baik," ungkapnya.
Sebelum keputusan diambil Ducati, Melandri tetap memiliki niat baik untuk timnya tersebut. "Aku sangat ingin memperoleh podium paling tidak satu kali saja, untuk kepuasan mereka," tukasnya.
Terlambatkah?
(a2s/arp)











































