Carragher: Permainan Liverpool seperti Basket

Carragher: Permainan Liverpool seperti Basket

Putra Rusdi K - Sepakbola
Selasa, 18 Agu 2026 04:01 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 16:   Jamie Carragher looks on at the end of the Carabao Cup Final between Liverpool and Newcastle United at Wembley Stadium on March 16, 2025 in London, England. (Photo by Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images)
Foto: Getty Images/Chris Brunskill/Fantasista
Liverpool -

Jamie Carragher mengkritik gaya main Liverpool di pramusim. Ia menilai permainan Liverpool seperti basket karena menumpuk banyak pemain di depan.

Liverpool menyongsong era baru bersama manajer anyar Andoni Iraola. Iraola menggantikan posisi dari Arno Slot yang dipecat.

Slot dipecat usai Liverpool tanpa gelar dan hanya finis di posisi kelima Liga Inggris musim lalu. Padahal, Slot sebelumnya bahwa Si Merah juara Liga Inggris 2024/2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harapan besar berada di pundak Iraola untuk membawa The Reds bangkit di musim ini. Mengingat, pria asal Spanyol mampu membuat Bournemouth bikin kejutan dengan finis di peringkat keenam Liga Inggris musim lalu.

ADVERTISEMENT

Namun harapan itu sedikit luntur usai melihat performa Liverpool di pramusim. Pada laga pramusim, Liverpool menang tiga kali dan kalah dua kali. Liverpool bisa bikin 11 gol di pramusim tapi juga kebobolan banyak dengan sembilan gol.

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, turut mengkritik performa Si Merah di pramusim. Ia menilai transisi Liverpool buruk.

Hal ini karena Liverpool terlalu banyak menempatkan pemain dalam situasi menyerang. Para pemain Si Merah punya naluri menyerang yang baik tapi tak cukup baik saat transisi bertahan.

Carragher merasa cara main Liverpool seperti basket. Pasalnya dalam basket, semua pemain harus berada dalam wilayah lawan saat dalam situasi menyerang.

"Liverpool memiliki terlalu banyak pemain menyerang di lapangan; mereka hanya ingin terus merangsek maju. Hal yang sama juga terjadi pada masa pramusim. Liverpool kali ini-permainannya mirip bola basket. Tidak ada tim papan atas yang bermain sepak bola seperti itu. Saya tidak habis pikir," ujar Carragher dikutip dari The Overlap.

Saksikan Live DetikPagi:



(pur/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads