Davydenko Pilih Murray di Semifinal

Piala Masters

Davydenko Pilih Murray di Semifinal

- Sport
Jumat, 14 Nov 2008 01:13 WIB
Shanghai - Walaupun Andy Murray sedang dalam performa yang bagus, tapi Nikolay Davydenko memilih petenis Britania itu sebagai lawannya di babak semifinal Piala Masters, dan bukannya Roger Federer.

Davydenko sudah dipastikan menjadi runner up Grup Emas setelah menang atas Juan Martin del Potro. Di grup ini pemuncaknya adalah unggulan kedua asal Serbia, Novak Djokovic.

Saat ditanya ingin berhadapan dengan siapa di babak empat besar, Murray atau Federer, petenis nomor lima dunia asal Rusia itu menyebut nama pertama. Pilihan itu masih terbuka karena Murray dan Federer akan bertanding di hari Jumat (14/11/2008) untuk menentukan juara Grup Merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Federer, yang musim ini penampilannya menurun cukup drastis, akan memuncaki grupnya kalau berhasil mengalahkan Murray. Kalau Murray yang menang, Federer bahkan akan tersingkir dan tempatnya diambil Gilles Simon.

"Saat ini Murray sedang memainkan tenis yang sangat bagus," ujar Davydenko. "Saya punya hasil yang lebih bagus melawan dia karena tahun ini saya menang sekali dan kalah satu kali. Tapi melawan Federer saya tak pernah menang dari 12 pertemuan!"

"Jadi saya punya kesempatan lebih besar dengan menghadapi Murray. Tak peduli bagaimana dia bermain, pokoknya saya punya kans lebih banyak. Federer memang sedang tidak menampilkan permainan terbaiknya. Tapi Anda tak pernah tahu. Federer adalah sosok yang berbeda setiap hari," tambahnya seperti dikutip dari Reuters.

Dengan Murray dan Djokovic, lalu Simon masih berpeluang pula menembus semifinal Piala Masters, sebagian kalangan mengatakan bahwa dunia tenis pria sudah akan memiliki generasi baru.

"Generasi baru? Entahlah," ujar Davydenko. "Saya rasa tenis saat ini belum berubah. Saya melihat orang-orang ini bagus di baseline dan bisa terus berlari dengan konsentrasi yang bagus. Saya tidak melihat ada perubahan."

"Permainan Federer adalah yang terbaik yang pernah saya lihat. Tapi pemain-pemain lain, saya belum melihatnya. Mungkin belum. Barangkali sesuatu akan muncul di masa mendatang," pungkas petenis berusia 27 tahun itu.

(a2s/key)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads