Pasalnya, nama Djoko menjadi satu-satunya nama calon yang diapungkan oleh 32 Pengurus Daerah (Pengda) PBSI dalam penyelenggaraan hari kedua Musyawarah Nasional (Munas) PBSI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (14/11/2008).
Munculnya nama Djoko yang juga Panglima TNI ini terhitung sangat dini karena agenda pemilihan Ketum baru akan dilakukan besok, Sabtu (15/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Djoko memang bagai tak tertahan. Pasalnya, satu nama yang sempat mendapat dukungan dari beberapa Pengda, yaitu Icuk Sugiarto, sudah menyatakan mundur dari bursa pencalonan beberapa waktu lalu. Apalagi, persoalan skorsing masih membelit mantan pemain ini.
Dalam sidang tertutup yang digelar hari ini, Jumat (14/11/2008), Pengda Sumsel dan Lampung sempat mengajukan pandangan untuk mencabut skorsing yang ditimpakan kepada Icuk. Namun Paris menolak untuk membahas pandangan itu.
"Forum ini tidak tepat untuk membahas persoalan skorsing. Saya tidak berwenang mengambil keputusan. Yang berwenang untuk pencabutan skorsing adalah Ketua Umum dalam forum Mukernas," papar Paris.
Bila akhirnya nanti terpilih, kehadiran Djoko akan memperpanjang daftar Jenderal dan pensiunan Jenderal yang pernah memimpin PBSI. Beberapa nama tentara yang pernah berkecimpung di organisasi ini adalah Sutiyoso, Subagyo HS dan Try Sutrisno. (arp/krs)











































