Serangan Israel ke jalur Gaza menuai protes dunia. Imbasnya turut pula dirasakan oleh para olahragawan Israel yang dapat sorotan, ancaman juga perlakuan tak menyenangkan. Salah satunya adalah Peer.
Petenis rangking 39 dunia tersebut sampai harus mendapatkan pengamanan ekstra ketat di putaran kedua turnamen Auckland Classic setelah sekelompok orang mendesaknya untuk mundur dari turnamen akibat serangan Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak ada urusannya dengan itu. Saya adalah Shahar Peer. Saya datang untuk main tenis. Saya tahu saya dari Israel dan saya bangga kepada negara saya, dan bermain tenis adalah yang akan saya lakukan besok," tegas Peer seperti dikutip Reuters.
Perjuangan Peer niscaya kian berat. Selain tekanan yang belum akan berkurang, di babak perempatfinal dia harus menghadapi rangking empat dunia Elena Dementieva. (krs/din)











































