Menghadapi Andrei Pavel, dalam laga di Rod Laver Arena, Selasa (20/1/2009), Murray tidak perlu menghabiskan dua set. Setelah menang 6-2 di set pertama, lawannya mengalami cedera punggung dan memutuskan mundur saat kedudukan set kedua 3-1 untuk Murray.
Tak hanya menyerah dari pertandingan ini, Pavel juga langsung menyatakan gantung raket alias pensiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Murray, walaupun tetap memberi simpatinya pada Pavel, merasa senang karena tenaganya tidak keluar lebih banyak. Maklum, bermain di kondisi panas terik di Astralia sangatlah berat.
"Kalau Anda ingin mencapai hasil bagus di turnamen ini, sebaiknya menghemat tenaga," tukas pria Skotlandia berusia 21 tahun itu. "Sekalipun Anda hanya duduk, rasanya seperti terpanggang. Ini berat. Kalau Anda bermain panjang, kakimu rasanya sedikit terbakar."
Murray diharapkan fansnya bisa memupus dahaga publik Inggris Raya yang tak pernah lagi menyaksikan piala Australia Terbuka dimenangi pemain putranya sejak 1936.
Unggulan keempat ini belum terkalahkan di awal tahun 2009 dan mampu mengalahkan Rafael Nadal dan Roger Federer di event pemanasan menjelang Australia Terbuka.
"Saya berusaha untuk lebih baik lagi di sini, dan saya membutuhkan seluruh dukungan yang bisa saya dapat," tukasnya.
"Ini sangat bagus. Saya berharap mereka tetap datang di sepanjang turnamen," sambungnya, mengomentari berkibarnya beberapa bendera Skotlandia saat ia bertanding.
Di babak kedua, Murray akan ditantang Petenis Spanyol, Marcel Granollers yang di babak pertama mengalahkan Teimuraz Gabashvili dari Rusia dengan 6-4, 7-6, 4-6 dan 6-0.
(a2s/krs)











































