Vaidisova, Petenis Putri Pertama Kena Denda

Australia Terbuka

Vaidisova, Petenis Putri Pertama Kena Denda

- Sport
Jumat, 23 Jan 2009 17:19 WIB
Melbourne - Nicole Vaidisova mencatat "prestasi" di Australia Terbuka meski yang ini bukanlah sesuatu yang dapat dibanggakan. Masalahnya, Vaidisova tercatat sebagai petenis putri pertama yang didenda di ajang itu musim ini.

Petenis Republik Ceko yang pernah menduduki rangking 7 dunia sebelum kini melorot ke luar posisi 50 itu didenda 2.000 dolar AS oleh Federasi Tenis Internasional (ITF). Gara-garanya Vaidisova absen dalam konperensi pers usai kalah 2-6 1-6 dari Severine Bremond (Prancis) di babak pertama.

Denda juga menghantam Dmitry Tursunov. Petenis putra Rusia itu mendapat denda dengan nominal terbesar dalam lima hari pertama gelaran Australia Terbuka, usai didenda 500 dolar AS karena menggunakan raket tak pada tempatnya, plus tambahan 2.500 dolar AS karena mengeluarkan kata-kata kasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua denda untuk Tursunov tersebut sama-sama dijatuhkan akibat tindakan petenis unggulan ke-29 itu saat ditekuk petenis Italia Flavio Copolla di babak pertama.

Akan tetapi, jika bicara jumlah denda yang didapat --bukan nominalnya-- maka Tursunov masih kalah dari Ryan Sweeting. Ketika kalah dari petenis Algeria Lamine Ouahab di babak terakhir kualifikasi, petenis asal Amerika Serikat tersebut diganjar tiga denda berbeda kendati totalnya "hanya" 1.000 dolar AS.

Sementara itu, petenis tuan rumah Lleyton Hewitt mendapat denda tertinggi kedua sejauh ini, yakni 1.500 dolar AS, karena berucap kasar dalam pertandingan melawan petenis Cile Fernando Gonzalez di babak pertama. Hewitt kalah dalam partai itu sehingga langsung tersingkir.

Hingga saat ini, ITF telah menjatuhkan denda total sebesar 12.250 dolar AS. Jumlah tersebut selanjutnya akan dialirkan untuk dana pengembangan grand slam, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (23/1/2009).

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads