Satu tempat di final Australia Terbuka 2009 dijejak Nadal usai menyudahi perlawanan Verdasco dengan 6-7 6-4 7-6 6-7 dan 6-4, Jumat (30/1/2009), dalam sebuah partai terlama yang pernah dimainkan di Australia Terbuka.
Buat Nadal, partai selama lima jam dan 14 menit itu bukan hanya memaksa dia mengeluarkan seluruh kemampuannya, tapi juga menguras segala emosi di dalam dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Verdasco sudah bermain luar biasa..tapi aku tampil baik secara mental sepanjang waktu, percaya bisa meraih kemenangan dan terfokus. Bagiku luar biasa bisa ada di final, terutama dengan final seperti hari ini," lanjut petenis Spanyol itu.
Di partai puncak nanti, sudah menanti satu partai lain yang dijamin tak bakal kalah menarik dari duelnya lawan Verdasco. Sang petenis nomor satu akan menghadapi rangking dua dunia Roger Federer.
"Melawan Federer selalu spesial tapi melawannya di final Grand Slam lebih menarik lagi," demikian Nadal.
Nadal menaklukkan Federer di tiga final terakhir Prancis Terbuka serta di final Wimbledon tahun lalu. Namun, baru kali inilah kedua petenis itu bertemu di final hard court dalam ajang grand slam.
(krs/krs)











































