Di Real Club de Tenis, Barcelona, Sabtu (25/4/2009), Nadal sempat dibuat repot oleh Davydenko. Tiga kali Davydenko berpeluang mematahkan servis Nadal di set pertama, tetapi semuanya gagal.
Nadal berbalik memperoleh momentum dengan dua kali mematahkan servis Davydenko sebelum menang 6-3. Di set kedua, Nadal yang diunggulkan di tempat teratas sekali mematahkan servis lawan sebelum menutup pertandingan dengan 6-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan Nadal melaju ke final turnamen ini adalah untuk kali kelima secara berurutan. Ini juga merupakan kemenangan ke-24 beruntun petenis 23 tahun itu di atas lapangan tanah liat.
Di partai puncak, Nadal ditantang Ferrer. Rekan senegara Nadal itu bangkit dari kekalahan di set pertama untuk menyudahi perlawanan petenis Cile, Fernando Gonzalez.
Di set pertama, Gonzalez yang mengandalkan pukulan-pukulan keras berhasil mendikte Ferrer untuk menang 6-2. Ferrer bangkit di set kedua dengan ditandai dua kali mematahkan servis Gonzalez sebelum unggul 6-2.
Pertarungan di set ketiga berlangsugn lebih seimbang. Ferrer mencapai match point di posisi 5-3, tetapi servisnya dipatahkan Gonzalez. Ferrer akhirnya berhasil megnuasai keadaan lagi untuk menang dengan 7-5.
Di partai final tahun lalu, Ferrer mampu memberikan perlawanan ketat kepada Nadal. Ferrer bisa memaksa permainan berlangsung sepanjang tiga set, tetapi Nadal tetap unggul 6-1, 4-6, 6-1.
(arp/roz)











































