Hujan mengguyur kompleks Stadion Foro Italico, Roma, Minggu (3/5/2009) dinihari WIB, saat Federer sedang memimpin 6-4, 2-1. Curahan air gratis dari langit berlangsung sekitar sejam.
Setelah hujan reda, pertandingan dilanjutkan. Di sini, Federer justru menemui titik nadirnya. Sejumlah pukulan buruk dilepas unggulan dua itu dan Djokovic merebut set kedua dengan 6-3 untuk memaksakan set ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djokovic setuju bahwa datangnya hujan adalah berkah baginya. "Semua orang pasti bilang kalau saya dibantu hujan. Itu fakta. Saya bermain jauh lebih baik setelah penundaan itu," ujarnya seperti dikutip Reuters.
"Saya mulai bermain lebih sabar, bergerak lebih leluasa, membuat pengembalian yang lebih bagus dan memaksa Federer bermain lebih keras," imbuh petenis asal Serbia tersebut.
Di partai puncak, Djokovic akan menghadapi Rafael Nadal. Petenis unggulan teratas asal Spanyol itu tanpa kesulitan berarti menundukkan Fernando Gonzalez dari Cile dengan 6-3, 6-3.
(arp/din)











































