Bermain di kandangnya sendiri di Guangzhou, China masih begitu perkasa di dunia perbulutangkisan. Di turnamen ini mereka bahkan tidak pernah kehilangan angka saat menghadapi lawan-lawannya sejak babak penyisihan grup.
Di partai final, Minggu (17/5/2009), China menjadi juara setelah kembali menampilkan permainan meyakinkan. Mereka menang 3-0 atas Korea lewat tiga partai awal sehingga dua partai lainnya tak perlu diadakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikutnya giliran andalan tunggal putra China, Lin Dan, yang tampil. Ia tak menemui banyak kesulitan untuk menyungkurkan Park Sung Hwan. Lin Dan menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-14.
Kemenangan China akhirnya ditentukan oleh ganda putra Cai Yun/Fu Haifeng. Sama seperti Zheng/Yu, mereka juga harus melewati tiga set, dan yang menjadi lawan mereka adalah Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Cai/Fu menang di 21-14 set pertama, namun harus menyerah 17-21 di set kedua. Mereka akhirnya unggul di set ketiga dengan skor 21-19.
Sampai saat ini China merupakan tim tersukses di perhelatan Piala Sudirman. Sejak pertama kali diadakan tahun 1989, 'Tim Negeri Tirai Bambu' juga merupakan tim yang paling sering tampil di final.
Dari delapan kesempatan berlaga di partai puncak, mereka hanya pernah gagal sekali, yakni pada tahun 2003. Kala itu mereka dikalahkan Korea 1-3. (roz/krs)











































