Moratti: Inter Tidak Pernah Dibantu Wasit

Moratti: Inter Tidak Pernah Dibantu Wasit

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 01 Mei 2026 12:30 WIB
BOLOGNA, ITALY - APRIL 20: Lautaro Martinez of FC Internazionale talks with Andrea Colombo, referee of the match during the Serie A match between Bologna and FC Internazionale at Stadio Renato DallAra on April 20, 2025 in Bologna, Italy. (Photo by E
Foto: Getty Images/Ciancaphoto Studio
Jakarta -

Mantan presiden Inter Milan Massimo Moratti bicara soal skandal wasit yang tengah menghebohkan sepakbola Italia. Moratti menegaskan Inter tidak pernah dibantu wasit.

Kepala wasit Serie A dan Serie B, Gianluca Rocchi, diinvestigasi karena diduga terlibat 'kecurangan olahraga'. Inter menjadi salah satu klub yang terseret.

Rocchi disebut mengganti wasit yang dinilai 'tidak disukai' Inter untuk laga di markas Bologna di Serie A 2024/2025. Namun, laporan terbaru menyebut bahwa Rocchi tidak pernah bertemu dengan para petinggi dan eksekutif Inter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak terlalu mengikuti kasusnya, tapi kelihatannya lebih ke pertarungan kecil di antara wasit dan tidak ada hubungannya dengan klub. Saya tidak melihat ada perbandingan dengan calciopoli," ujar Moratti seperti dilansir Football Italia.

ADVERTISEMENT

"Saya dulu takut dan respek kepada wasit, karena mereka bisa menentukan nasib tim saya, khususnya mengingat di seberang sana ada Juventus. Saya masih membayangkan ini adalah profesi yang sulit, dan sebagai konsekuensinya saya tidak pernah bicara dengan mereka."

Moratti turut menyaksikan Inter mendapat 'hibah' scudetto pada musim 2005/2006 setelah Juventus mendapat pengurangan poin akibat keterlibatannya dalam calciopoli. Ia pun menegaskan bahwa Inter tidak pernah dibantu wasit, baik dulu maupun sekarang.

"Melihat pertandingan, asya tidak melihat ada yang tidak seimbang. Inter tidak pernah dapat bantuan, tidak ketika mereka menang dan tidak ketika mereka kalah. Kesalahan wasit bisa terjadi, dan seringnya kesalahan serius, tapi hal-hal seperti ini selalu terjadi," katanya.




(nds/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads