Final Australia Terbuka pada awal Februari lalu jadi saat yang mengharukan buat Federer, setelah dia kalah usai bertarung lima set dengan Nadal. Saat diminta berpidato usai diserahi tropi juara kedua, petenis Swiss itu tak kuasa menahan tetes air matanya.
Di level yang lebih rendah dalam gelaran Madrid Master yang baru selesai beberapa saat lalu, Federer balas mengalahkan seteru abadinya itu. Nadal jelas tak harus menangi atas kegagalan tersebut, meski dia mungkin sangat diunggulkan dan bertarung di depan pendukungnya sendri. Yang jelas kedua petenis top itu terlihat berguyon dan menyunggingkan senyum lebar saat diserahi tropi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak semifinal, Nadal sudah terkuras saat harus menghadapi perlawanan alot dari Novak Djokovic. Dan hal itu diakui oleh petenis nomor satu dunia tersebut ikut mempengaruhi performanya.
"Sangat tidak membantu jika Anda bermain empat jam sehari sebelumnya. Tapi jikapun saya tak mengalaminya, saya tak tahu apakah saya akan bisa menghentikan Roger," sanjung petenis 22 tahun itu.
Di sisi lain, Federer mengaku gembira bisa mengalahkan Nadal di tanah liat dan di depan pendukungnya sendiri. Seperti saat dirinya mendapat dorongan semangat usai kalah di Australia Terbuka, Federer gantian menyemangati Nadal.
"Saya minta maaf mengalahkan petenis Spanyol di lapangan Anda," ungkap Federer pada Direktur Turnamen sekaligus mantan petenis Manolo Santana. "Rafa, Kamu akan meraih rentetan kemenangan lagi di clay," pungkas Federer. (din/krs)











































