Kabar bakal hengkangnya Hendrawan dari Cipayung sudah berhebus sejak akhir pekan lalu, saat Indonesia disingkirkan Korea Selatan di semifinal Piala Sudirman. Setelah mengajukan surat pengunduran diri, mantan pebulutangkis berusia 37 tahun itu resmmi menjadi pelatih tim Malaysia.
"Kami gembira bisa mencapai kesepakatan dengan Hendrawan. Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) menyadari kritisnya kondisi di sektor tunggal. Harapan kami dia bisa meningkatkan kekuatan kami di sektor tunggal," ungkap Sekretaris BAM, P. Ganga Rao di TheStar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepergian Hendrawan bisa menjadi pukulan hebat buat bulutangkis Indonesia, khususnya di sektor tunggal. Dalam beberapa tahun terakhir mantan juara dunia tahun 2001 itu telah menetaskan pemain berprestasi seperti Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso serta pemain di tunggal putri.
"Dia telah membuat keajaiban dengan tim putra dan putri Indonesia saat ini. Dia punya wawasan luas dan punya kemampuan berbahasa yang baik. Dia tetap sederhana meski telah meraih banyak sukses baik sebagai pemain maupun pelatih. Kami tak sabar untuk bisa segera bekerjasama dengannya," sambung Ganga Rao.
Hendrawan nantinya akan bekerjasama dengan pelatih tunggal putra Malaysia saat ini Rashid Sidek. Malaysia sebelumnya telah menggunakan jasa pelatih Indonesia yakni Rexy Mainaky untuk membesut sektor ganda, sedangkan sebelumnya Indra Gunawan juga sempat merasakan menjadi pelatih di negara tersebut.
(din/key)











































