Hari yang Buruk Buat Djokovic

Prancis Terbuka

Hari yang Buruk Buat Djokovic

- Sport
Minggu, 31 Mei 2009 04:00 WIB
Hari yang Buruk Buat Djokovic
Paris - Novak Djokovic harus rela menelan pil pahit kala langkahnya di Prancis Terbuka terhenti di tangan Philipp Kohlschreiber. Petenis Serbia itu mengakui bahwa ia sedang mengalami hari yang buruk saat ini.

"Aku pikir semua ini gara-gara aku. Aku tidak dapat menjelaskan kenapa...layaknya 'hari buruk di kantor' seperti yang mereka katakan," ujar Djokovic usai laga yang berujung kekalahan 4-6,4-6 dan 4-6 dari Kohlschreiber, Sabtu (31/5/2009) malam WIB.

Djokovic sendiri sempat memimpin 4-1 pada awal set pembuka, sebelum akhirnya sang lawan mengambil alih permainan dan mendominasi hingga laga berakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun memuji sang lawan yang dinilainya bermain lebih baik darinya dan dengan strategi yang dimiliki oleh Kohlschreiber yang membuat Djokovic selalu tertekan.

"Ia tidak memberiku banyak kesempatan. Tapi lagi-lagi, aku tidak bisa memanfaatkan kesempatan yang ada. Problemnya adalah aku bermain terlalu pasif dan dia bermain sangat solid dari berbagai arah. Aku tidak dapat menemukan ritme, itu saja," papar petenis 22 tahun itu yang dikutip Reuters.

"Kamu harus memberinya kredit karena bermain dengan penuh taktik dan sangat bagus. Sial! aku tidak punya solusinya."

Berangkat dari kekalahan itu, Djokovic sebenarnya punya rekam jejak bagus dalam turnamen tanah merah tahun ini. Contohnya saja, ia sukses melangkah ke Final Monte Carlo Masters beberapa waktu lalu, sebelum takluk dari Rafael Nadal.

Namun, performa buruknya di turnamen Prancis tahun ini langsung dijadikan pelajaran baginya guna menghadapai kejuaraan akbar lainnya yang tak lama lagi akan dimulai, yaitu Wimbledon.

"Musim yang bagus di tanah liat.. dapat memberikanku kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan hal yang sama. Aku pikir aku telah bermain bagus. Namun kembali, aku tidak dapat membiarkan diriku untuk tampil buruk seperti hari ini," demikian dia.

Kekalahan itu juga memupuskan harapan Djokovic mengulangi prestasi pada 2007 dan 2008 yaitu melaju hingga babak empat besar. Dimana tahun 2007 dan 2008, langkahnya menuju partai puncak selalu digagalkan oleh Nadal.

(mrp/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads