'Fisik Masih Jadi Hambatan'

Jelang Indonesia Open Super Series

'Fisik Masih Jadi Hambatan'

- Sport
Selasa, 09 Jun 2009 18:50 WIB
Fisik Masih Jadi Hambatan
Jakarta - Di Piala Sudirman lalu, Indonesia gagal memenuhi target juara. Salah satu faktor terbesar yang menjadi penyebab kegagalan tersebut adalah fisik yang tidak optimal dan juga masalah cedera.

Seperti diketahui, pada turnamen beregu campuran yang digelar di Guangzhou, China, bulan Mei lalu, Indonesia dibebani target juara. Namun, jangan ke final, anak-anak 'Merah Putih' sudah terjungkal di semifinal setelah ditekuk Korea Selatan.

Dalam pertemuan dengan wartawan menjelang gelaran Djarum Indonesia Open Super Series di Jakarta, Selasa (9/6/2009), Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso membeberkan hasil evaluasi pihaknya dari penampilan Sony Dwi Kuncoro dkk di Negeri Panda itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melakukan evaluasi usai Piala Sudirman. Hasilnya, hal utama yang dihadapi pemain-pemain kita adalah masalah fisik dan cedera," urai Djoko.

"Dari evaluasi itu, kami melakukan persiapan yang lebih matang. Kami juga menjadikan Singapura Open (mulai minggu ini) sebagai pemanasan," sambungnya.

Ditambahkan pria yang juga menjabat sebagai Panglima TNI itu, untuk masalah skill, sebenarnya para pemain Indonesia tak kalah bagusdengan tim-tim kuat macam Cina dan Malaysia. Hanya saja, soal kekuatan fisik, mereka jauh lebih unggul.

Terkait Indonesia Open, Djoko ditanyakan di sektor mana tuan rumah bisa merebut gelar juara.Β  "Kita kuat di ganda putra dan ganda campuran. Itu harapan kami. Sedangkan di sektor tunggal, peringkat kita masih dibawah," jawabnya.

Meski begitu Djoko tetap bersikap optimistis untuk bisa meraih prestasi maksimal. "Sangat mungkin untuk meraih gelar juara dari sektor itu. Hadiah US$ 250 ribu harus kembali ke Indonesia, jangan sampai keluar," pungkasnya. (mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads