Bermain di court 2 Istora Senayan, Kamis (18/6/2009), Markis/Hendra tampak bakal memenangi pertandingan dengan mudah ketika mereka mendominasi set pertama dan akhirnya menang 21-11.
Namun di set kedua, permainan ganda putra nomor satu dunia itu kendor dan kalah 18-21. Kekalahan lalu membayang ketika di set penentuan Markis/Hendra tertinggal 6-12.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang sudah sering ketemu sama Hendra/Hendri. Dan sering bermain rubber set," ujar Markis Kido dalam konferensi pers seusai pertandingan.
"Di set kedua mereka memang sudah jalan mainnya dan kami mati sendiri," imbuh Hendra angkat bicara.
Tertinggal 6-12 di set ketiga sempat membuat Markis dan Hendra merasa akan kalah. Namun berkat sikap nothing to lose dan dukungan penonton yang tak henti menyemangati, Markis/Hendra akhirnya bangkit.
"Sempat kepikiran kalah pas tertinggal. Ya sudah, kita smes saja terus," kata Markis. "Dukungan penonton juga membuat kita semangat."
Di perempatfinal Markis/Hendra bakal berjumpa pemenang partai antara ganda Indonesia Hendra A Gunawan/Alvent Yulianto melawan duet Korea Selatan, Hwang Ji-man/Shin Baek-cheol.
(arp/a2s)











































