Di Istora Senayan, Sabtu (20/6/2009), Markis/Kido memulai laga dengan cukup meyakinkan dan sempat unggul 8-3. Namun banyaknya kesalahan yang dibuat membuat peroleh poin mereka kemudian disusul Jung Jae Sung/Lee Yong Dae.
Meski sempat merapatkan ketinggalan ketinggalan setelah tertinggal 18-13 menjadi 20-19, namun pasangan Indonesia itu akhirnya harus melepas set pertama. Sebuah pukulan Hendra yang keluar mengakhiri perlawanan ganda Indonesia dengan angka 21-19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mainnya kami sudah maksimal. Tapi permainan lawan memang lebih bagus lagi. Secara permainan kita tak jelek-jelek amat, tapi selebihnya poinnya sudah terlalu jauh. Beda klau skornya mepet-mepet (selisihnya tipis, red)," tukas Markis.
"Defense mereka susah ditembus. Defense mereka lebih baik dari kita. Kalau nggak nancep banget (smash-nya) mereka nggak mati2."
"Servis dari Yong Dae susah sekali, banyak yang tipis," tambah Hendra.
Ini merupakan kekalahan Markis/Hendra yang keempat dalam empat pertemuan terakhir dengan Lee/Jung. Lee pun menyebut, ia sudah optimistis akan memenangi laga ini bahkan sebelum pertandingan ini dimulai.
"Kami sudah cukup percaya diri sebelum pertandingan, soalnya setelah Olimpiade kami sudah beberapa kali ketemu dan selalu menang," tukas Lee.
(roz/din)











































