Prestasi petenis asal Rusia itu di sepanjang tahun 2009 ini memang tak bisa dibilang memuaskan. Usai sembuh dari cedera, ia langsung bermain di Australia Terbuka, di mana ia tersingkir di babak ketiga setelah dikalahkan oleh Roger Federer dengan straight set.
Turnamen berikutnya yang ia jalani adalah Barclays Dubai Championship. Lagi-lagi nasibnya tak berakhir dengan bagus. Ia sudah tersingkir di babak pertama usai dikalahkan oleh Richard Gasquet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisinya di ranking dunia pun terus melorot. Setelah mengawali tahun 2009 dengan berada di posisi 29, ia kemudian terjun bebas. Saat ini, kakak dari Dinara Safina ini berada di urutan 60.
Kini usai disingkirkan oleh Nicolas Almagro 3-6 dan 6-7 di babak pertama Swedia Terbuka, petenis berusia 29 tahun ini menyatakan kebosanannya dengan dunia tenis. Dirinya memang telah merencanakan pensiun pada akhir tahun ini dan tak berniat untuk berhubungan dengan tenis lagi.
"Saya lelah dengan tur, lelah tinggal di hotel dan lelah melakukan berbagai perjalanan. Sudah cukup," tukasnya seperti dilansir Reuters.
"Saya bosan dengan segala hal yang berhubungan dengan raket dan bola. Saya ingin melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda."
Sepanjang karirnya, Safin telah dua kali menjuarai grand slam, yakni Australia Terbuka 2005 dan AS Terbuka 2000. Ia juga sempat menjadi petenis nomor satu dunia selama sembilan pekan pada tahun 2000.
Tetapi cedera mulai sering menghinggapinya sejak tahun 2003, di mana ia nyaris absen sepanjang tahun. Petenis yang kerap membanting raket di lapangan ini juga dikritik lantaran penampilannya kerap inkonsisten.
(roz/din)











































