Tingkatkan Pamor, Bulutangkis Harus Berprestasi Lagi

Tingkatkan Pamor, Bulutangkis Harus Berprestasi Lagi

- Sport
Kamis, 30 Jul 2009 23:20 WIB
Tingkatkan Pamor, Bulutangkis Harus Berprestasi Lagi
Solo - Sempat jadi olahraga paling populer sekaligus berprestasi, popularitas bulutangkis kini kalah dari sepakbola. Untuk menggembalikan pamor yang hilang, satu-satunya cara adalah kembali berprestasi.

Berdasarkan survey AC Nielsen yang digagas oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah yang dipaparkan dalam seminar 'Semangat Jawa Tengah Membangun Indonesia', Kamis (30/7/09), disebutkan bahwa popularitas bulutangkis berada di bawah sepakbola.Β 

Survey itu sendiri melibatkan 1.000 responden yang tersebar pada lima kota di Jateng. Media dituding sebagai penyebab menurunnya pamor olahraga tepok bulu tersebut lantaran dianggap tidak seimbang melakukan pemberitaan dibanding cabang olahraga lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pendapat itu buru-buru ditampik oleh praktisi media, Ian Situmorang. Menurut wartawan senior itu, media tidak dapat mengangkat isu tentang bulutangkis, jika materinya sendiri tidak menarik.

Lebih lanjut Ian juga membandingkan soal keterbukaan antara pengurus PSSI dengan PBSI. Menurutnya, PSSI lebih terbuka terhadap pertanyaan-pertanyaan dari wartawan, sehingga memudahkan media untuk memberitakan cabang olahraga yang sangat populer itu.

"Ya terus jangan menyalahkan media dong. Kami juga ingin membantu perkembangan bulutangkis, namun idealisme kami ada batasnya," ujarnya dalam diskusi yang diselenggarakan di gedung Persatuan Masyarakat Surakarta (PMS) itu.

"Media itu hanya menyalurkan informasi. Tentu saja didalamnya terdapat perebutan dari berbagai cabang olahraga. Jika bulutangkis ingin terpublikasi dengan baik, orang-orang di dalamnya harus gerak untuk mem-Public Relation-kan dirinya sendiri," sambungnya.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads