Respons Aduan Palestina, FIFA Sanksi Israel

Respons Aduan Palestina, FIFA Sanksi Israel

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 20 Mar 2026 06:03 WIB
A sign of the FIFA is seen at the entrance of the footballs world body on July 20, 2015 in Zurich. FIFA leaders met July 20 to decide a date for an election to replace president Sepp Blatter and reform steps as footballs world body confronts its bi
Foto: AFP via Getty Images/FABRICE COFFRINI
Jakarta -

FIFA memberikan sanksi untuk Asosiasi Sepakbola Israel (IFA). Hal ini buntut pelanggaran fair play serta diskriminasi dan rasisme.

Keputusan dibuat setelah Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA) membuat laporan di Kongres FIFA. Berdasarkan keterangan resmi FIFA, Jumat (20/3), hasil sidang Komite Disiplin menyatakan Israel terbukti telah melakukan serangkaian pelanggaran terhadap kewajibannya sebagai anggota konfederasi.

Israel dinyatakan melanggar Pasal 13 (Perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play).Israel juga dijerat Pasal 15 (Diskriminasi dan pelecehan rasis) yang tertuang dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel kemudian diberikan sanksi denda sebesar 150.000 franc Swiss (Rp 3,2 miliar). Sanksi kedua berupa peringatan, sedangkan yang ketiga berupa kewajiban melaksanakan rencana pencegahan sesuai arahan Komisi Disiplin FIFA.

ADVERTISEMENT

FIFA juga mengharuskan pihak Israel menampilkan spanduk besar dan terlihat jelas yang bertuliskan "Football Unites the World - No to Discrimination" di samping logo Asosiasi Sepakbola Israel dalam tiga pertandingan FIFA tingkat A di kandang.

"Dalam 60 hari terhitung keputusan saat ini, Israel diminta untuk mengalokasikan sepertiga dari denda yang disebut di poin A untuk pelaksanaan rencana yang komprehensif untuk tindakan pencegahan terhadap diskriminasi dan pencegahan pengulangan insiden," bunyi pernyataan FIFA.

Sementara itu, sisa denda wajib dibayarkan lunas dalam kurun waktu30 harisejak pemberitahuan putusan diterima. Meski demikian, pihak IFA masih diberikan hak dan kesempatan untuk mengajukan banding atas putusan ini kepada Komite Banding FIFA.




(ran/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads