Sharapova mengalami cedera bahu pada bulan Agustus 2008 lalu. Hal ini memaksa petenis jelita asal Rusia tersebut harus absen dari bertenis kompetitif selama sekitar sembilan bulan.
Setelah pulih dari cedera, Sharapova masih punya tugas lain yakni kembali ke kondisinya sebelum cedera. Melihat lajunya di turnamen Rogers Cup saat sukses maju ke final, meski kalah dari Elena Dementieva, optimisme pun menyembul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak belum kembali ke permainan terbaik --dia mencatat 22 unforced error dan 4 double fault-- Sharapova tetap dinilai tampil lumayan oke karena tidak mengalami kesulitan berarti di partai ini. Apalagi dia berhasil merebut delapan game beruntun saat menuntaskan partai yang berjalan selama 73 menit itu.
Dengan kemenangan itu, Sharapova yang main dengan busana bermodel dress berwarna dasar hitam yang diberi aksen garis-garis perak --yang dia akui terinspirasi dari arsitektur kota New York-- akan menghadapi petenis wildcard asal AS Christina McHale di babak kedua.
Sharapova pun kini sudah tak sabar untuk bermain menghadapi lawan berikutnya sekaligus melaju sejauh mungkin di Flushing Meadows, guna dapat kembali mendengar tepuk tangan para penonton yang mengelu-elukan namanya.
"Adalah kebanggaan bermain di sini dan aku sangat senang bermain partai apapun setelah absen selama nyaris setahun. Ketika Anda mendengar semua sorakan itu, saat Anda masuk ke lapangan, Anda akan sadar Anda sudah kehilangan apa (saat tidak bisa bermain)," tutur Sharapova di Reuters. (krs/din)











































