Akhir Laju Mengecewakan Safina di AS Terbuka

Akhir Laju Mengecewakan Safina di AS Terbuka

- Sport
Minggu, 06 Sep 2009 15:02 WIB
Akhir Laju Mengecewakan Safina di AS Terbuka
New York - Dinara Safina sekali lagi gagal dalam perjalanan menuju titel Grand Slam perdananya. Jelas dia amat kecewa karena belum juga dapat membuktikan kelayakan dirinya menempati rangking satu dunia dengan meraih gelar bergengsi itu.

Posisi satu petenis putri dunia yang saat ini dijejak Safina acap menuai kritikan. Yang paling sering jadi ukuran adalah tidak adanya gelar Grand Slam yang dimiliki oleh si petenis Rusia.

Kritik sangat mungkin akan kembali dia terima setelah kekalahan atas petenis rangking 72 dunia, Petra Kvitova, di babak tiga AS Terbuka, Minggu (6/9/2009). Hasil itu sendiri adalah yang terburuk buat Safina di ajang Grand Slam tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengecewakan. Sangat mengecewakan. Aku bisa bangkit di set kedua, memenangi enam game beruntun, bermain apik, bagus. Set ketiga... (Aku sempat) memiliki semuanya di tangan. Dia pastinya bermain bagus dalam meraih poin, tapi aku merasa aku sudah membiarkan kesempatan melayang," sesal Safina di Reuters.

"Tiga match poin dan aku tak bisa melakukan apa-apa," lanjut dia merujuk kepada situasi di set ketiga yang tak bisa dia manfaatkan sehingga Kvitova pun membawa partai menuju tie-break.

Di babak tie-break itu, Kvitova meraup tiga poin beruntun untuk unggul 5-2. Safina sempat mereduksinya, tapi Kvitova tetap dapat mengunci kemenangan terbesar dalam karirnya sejauh ini.

Pertandingan pun akhirnya ditutup pukul 00.47 dinihari waktu setempat, di bawah perhatian publik Armstrong Stadium yang terisi setengahnya. Meski tidak penuh, nuansa di stadion itu tetap bikin Kvitova senang.

"Di sini luar biasa. Aku suka New York," pekiknya ke arah penonton.

Kembali ke si petenis putri nomor satu dunia Dinara Safina, lajunya di Flushing Meadows tampaknya benar-benar harus jadi pelajaran penting di masa depan. Dari tiga partai yang dia lalui kesemuanya harus dimainkan dengan tiga set, di mana pada set pertama dia selalu ketinggalan lebih dulu.

Parahnya lagi, ketiga lawan yang dihadapi petenis unggulan pertama itu kesemuanya tidak termasuk jajaran favorit. Setelah melawan petenis wildcard Olivia Rogowska di babak pertama, Safina hanya bersua Kristina Barrois (rangking 67) di babak kedua sebelum akhirnya Kvitova.

"Aku menuju lapangan dan berencana ingin melakukan sesuatu. Yang terjadi kemudian malah aku melakukan hal yang sebaliknya ketika sudah menginjak lapangan," tutur Safina.
(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads