Mengalahkan Andy Murray di laga keduanya di ATP World Tour Finals Grup A di O2 Arena, London, Rabu (25/11/2009) pagi WIB, Federer mengunci tahta peringkat ATP karena perolehan poinnya takkan terkejar pemain nomor dua saat ini, Rafael Nadal.
Ini adalah kali kelima pria 27 tahun itu menjadi petenis terhebat di penghujung musim. Ia menyamai rekor Jimmy Connors di era 70-an, dan hanya satu kali lebih sedikit dibanding Sampras, yang enam kali mencapainya secara berturut-turut, dari 1993 sampai 1998.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah terjal di tahun 2008, kembali tahun ini dan bisa dominan lagi, serta bermain di level puncak ketika kedalaman tenis saat ini sangat hebat, saya pikir ini adalah pencapaian yang indah," tutur Federer, seperti dikutip Reuters.
"Ini beneran. Saya merasakannya sangat indah. Saya rasa, ini adalah perayaan sebagai nomor satu, lebih dari perayaan kemenangan atas Andy. Sungguh," sambung bapak dua anak kembar ini.
(a2s/krs)











































